Panen Raya di OKU Timur: Petani Sumsel Dapat ‘Hadiah’ dari Presiden

SUMSEL627 Dilihat

viralsumsel.com ,OKU TIMUR – Dalam upaya mempercepat swasembada pangan nasional serta menandai capaian kinerja Kabinet Merah Putih, Kementerian Pertanian menggelar Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi sentra utama produksi beras.

Kegiatan nasional ini dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, namun Provinsi Sumatra Selatan juga turut ambil bagian, dengan Kabupaten OKU Timur sebagai tuan rumah utama di wilayah ini.

Panen Raya di OKU Timur dilaksanakan pada Senin, 7 April 2025, dan dipusatkan di Desa Taraman Jaya, Kecamatan Semendawai Suku III. Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, hadir secara langsung di lokasi pusat di Jawa Barat dan mengikuti jalannya panen di daerah lain secara virtual.

Di OKU Timur, Bupati Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. dan Wakil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., hadir langsung untuk memimpin kegiatan panen.

Baca Juga :  Mawardi Yahya Wakili Gubernur, Terpilih Sebagai Top Pembina BUMD Awards 2020

Dalam pelaksanaan panen di OKU Timur, Bupati Enos dan Wabup Yudha memanen padi seluas 2,5 hektare menggunakan mesin modern combine harvester. Padi yang dipanen merupakan varietas Ciliwung, yang dikenal memiliki kualitas dan hasil yang baik.

Presiden Prabowo dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah memastikan pasokan bahan pangan tetap stabil menjelang Hari Besar Keagamaan. Ia juga menekankan pentingnya peran petani sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional.

“Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara, dan tanpa pangan tidak ada NKRI,” tegas Prabowo.

Momentum panen raya ini juga dimanfaatkan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru untuk menyuarakan harapan rakyat Sumsel kepada pemerintah pusat. Ia meminta agar Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan segera difungsikan.

Baca Juga :  DPRD OKU Timur Gelar Paripurna HUT Kabupaten OKU Timur ke-21 Tahun 2025

“Jika bendungan ini aktif, maka debit air Komering akan naik. Kami mohon ini bisa menjadi hadiah dari Presiden,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Enos mengungkapkan rasa terima kasihnya atas ditetapkannya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah sebesar Rp6.500. “Ini sangat menguntungkan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) cukup untuk kebutuhan hidup bahkan bisa disimpan,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0403/OKU Letkol Inf Harri Feriawan Rumawatine, Kapolres OKU Timur AKBP Kevin Leleury, S.I.K., M.Si., serta sejumlah Kepala OPD, kelompok petani, dan masyarakat. (lay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *