Pemkab Muba Konsolidasikan TJSL Perusahaan, 270,73 Km Jalan Jadi Perhatian

SEKAYU, VIRALSUMSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Salah satunya melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang diarahkan ikut membantu penanganan jalan dan jembatan di wilayah Muba.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat konsolidasi Forum TJSL yang digelar di Ruang Rapat Serasan Sekate, Rabu (23/9/2026). Pertemuan ini sekaligus menjadi tindak lanjut terhadap dukungan perusahaan dalam membantu pemerintah daerah menangani kebutuhan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.

Rapat dipimpin Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen selaku Pembina Forum TJSL. Hadir dalam kegiatan tersebut para asisten, staf ahli Bupati, kepala perangkat daerah terkait, tim ahli Bupati, para camat, serta perwakilan perusahaan yang tergabung dalam Forum TJSL, BUMN dan BUMD.

Kyai Abdur Rohman mengatakan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pemerintah perlu membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Program CSR atau TJSL perusahaan dinilai dapat menjadi bagian dari dukungan pembiayaan alternatif untuk membantu menangani kebutuhan infrastruktur daerah.

“Kabupaten Muba adalah rumah kita bersama. Di sinilah kita mencari penghidupan, membesarkan anak dan menjalani kehidupan. Maju atau mundurnya Muba menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menyampaikan, sesuai arahan Bupati Muba H M Toha Tohet SH, pada 2026 dukungan CSR perusahaan diarahkan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan.

Baca Juga :  Menjelang Akhir 2025, LKD Muba Raih Prestasi Nasional Kearsipan Peringkat 7 Terbaik

Menurutnya, terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian perusahaan dalam pelaksanaan program tersebut. Pertama, menyelaraskan program CSR dengan prioritas pembangunan daerah. Kedua, memastikan program yang telah disepakati dapat dilaksanakan. Ketiga, menjaga transparansi dan akuntabilitas melalui penyampaian laporan resmi.

“Kita berharap forum ini tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas atau seremonial. Ini merupakan kewajiban bersama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Muba,” katanya.

270,73 Kilometer Jalan Dipetakan

Kepala Bapperida Muba Dr H Mursalin SE MM menjelaskan, Forum TJSL melibatkan perusahaan dari berbagai sektor usaha. Di antaranya perkebunan, minyak dan gas, pertambangan, industri, perdagangan serta bidang usaha lainnya.

Berdasarkan arahan Bupati Muba, pemerintah daerah telah melakukan pemetaan awal terhadap ruas jalan sekaligus perusahaan yang dinilai memiliki keterkaitan strategis dengan wilayah yang membutuhkan penanganan.

Hasil pemetaan yang dilakukan di 15 kecamatan menunjukkan terdapat 18 ruas jalan dengan total panjang mencapai 270,73 kilometer yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Dari total tersebut, sekitar 126,69 kilometer berada dalam kondisi rusak berat. Salah satu opsi penanganan yang dipertimbangkan adalah pembangunan dengan konstruksi beton.

“Hasil pemetaan di 15 kecamatan menunjukkan terdapat 18 ruas jalan yang menjadi perhatian dengan total panjang 270,73 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 126,69 kilometer berada dalam kondisi rusak berat, dengan kebutuhan penanganan antara lain melalui konstruksi beton,” jelas Mursalin.

Baca Juga :  Diskominfo Muba Dorong Migrasi ke eSIM: Lebih Aman, Praktis, dan Ramah Lingkungan

Berdasarkan pemetaan tersebut, estimasi kebutuhan biaya penanganan infrastruktur mencapai Rp202,55 miliar. Sementara perusahaan yang masuk dalam pemetaan untuk mendukung program tersebut mencapai 105 perusahaan.

Mursalin menambahkan, Pemkab Muba juga telah menerbitkan Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Muba tertanggal 16 September 2026. Surat tersebut berkaitan dengan komitmen dukungan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) atau CSR untuk penanganan infrastruktur jalan dan jembatan.

Forum TJSL Siap Bersinergi

Sementara itu, Ketua Umum Forum TJSL Perusahaan Irwandi dari ADR Group melalui Wakil Ketua I Eri Saragih dari Indah Group menyatakan kesiapan forum untuk bersinergi dengan program pembangunan pemerintah daerah.

Pihaknya berharap dukungan Bupati dan Wakil Bupati Muba dapat memperkuat pelaksanaan program CSR perusahaan agar lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap dukungan Bupati dan Wakil Bupati agar Forum CSR dapat berjalan sebagaimana mestinya. Kami mengajak seluruh perusahaan untuk menyinkronkan program CSR dan mendukung pembangunan Kabupaten Muba, khususnya sektor infrastruktur jalan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Muba juga menyerahkan surat dukungan program CSR untuk penanganan infrastruktur jalan secara simbolis kepada perwakilan perusahaan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Muba mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan kontribusi dunia usaha, sehingga program TJSL tidak hanya berjalan sebagai kewajiban perusahaan, tetapi juga dapat diarahkan pada kebutuhan infrastruktur yang menjadi prioritas masyarakat. (dev/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *