PRABUMULIH, viralsumsel.com – Pemerintah Kota Prabumulih memastikan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan beras periode Juli–September 2026 dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih H. Elman, S.T., M.M. saat mewakili Wali Kota Prabumulih membuka Sosialisasi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan beras, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Prabumulih Titing, SP, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Prabumulih, Kepala Bulog Cabang Lahat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Plt Kepala Bappeda, Inspektorat, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pertanian, serta seluruh camat dan lurah se-Kota Prabumulih.
Dalam arahannya, Elman menekankan pentingnya koordinasi seluruh pihak sebelum bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat. Menurutnya, kesiapan administrasi dan teknis harus dipastikan sejak awal agar proses distribusi berjalan lancar serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Semua harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari data penerima, undangan, jadwal sampai dokumen-dokumen pendukung. Dengan persiapan yang baik, penyaluran dapat berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Elman.
Data Penerima Bantuan Mengacu DTSEN
Elman menjelaskan, penyaluran bantuan pangan beras CPP menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar dalam menentukan penerima manfaat.
Data tersebut bersumber dari Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS). Karena kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu, pemerintah tetap membuka ruang untuk melakukan pemutakhiran data.
Perubahan kondisi masyarakat tersebut juga dapat memengaruhi desil atau kelompok tingkat kesejahteraan penerima bantuan. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait menjadi bagian penting untuk memastikan data yang digunakan dalam penyaluran bantuan tetap sesuai kondisi masyarakat.
Pemkot Prabumulih berkomitmen melakukan koordinasi dan pemutakhiran data secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan kesalahan dalam penyaluran sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran Juli-September 2026 Dipastikan Berjalan Efektif
Pemerintah Kota Prabumulih juga meminta seluruh camat dan lurah mempersiapkan tahapan penyaluran dengan baik di wilayah masing-masing.
Mulai dari pemberitahuan kepada penerima, penyusunan jadwal, kesiapan administrasi hingga proses distribusi harus dilakukan secara terkoordinasi.
Dengan persiapan tersebut, bantuan pangan beras periode Juli hingga September 2026 diharapkan dapat disalurkan secara efektif, transparan dan akuntabel.
Pemkot Prabumulih menilai ketepatan data menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program bantuan pangan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, penyaluran CPP diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima manfaat di tengah kebutuhan ekonomi masyarakat. (bbs/ion)












