Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan, UKB Ambil Peran Aktif

PALEMBANG, viralsumsel.com – Komitmen perguruan tinggi dalam mendukung isu kependudukan dan pembangunan keluarga kembali ditegaskan. Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang bersama BKKBN Provinsi Sumatera Selatan menggelar silaturahmi dan audiensi pada Selasa, 24 Februari 2026, di Kantor BKKBN Sumsel.

Pertemuan ini sekaligus membahas rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai bagian dari penguatan program “Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan”.

Agenda tersebut menjadi langkah strategis untuk mempererat kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah dalam menjawab tantangan kependudukan di Sumatera Selatan, mulai dari pencegahan stunting hingga penguatan ketahanan keluarga.

Dalam pertemuan itu, Rektor UKB, Dr. dr. Fika Minata Wathan, M.Kes, hadir bersama jajaran pimpinan universitas. Sementara dari pihak BKKBN Sumsel, kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BKKBN Sumsel, dr. Arios Saplis, didampingi para pejabat struktural dan ketua tim kerja.

Pada sesi pemaparan, BKKBN Sumsel memperkenalkan sejumlah program unggulan yang berpotensi disinergikan dengan UKB. Di antaranya Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam pendampingan keluarga dan edukasi gizi. Kemudian Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) untuk menciptakan lingkungan ramah anak berbasis kolaborasi akademisi dan mahasiswa.

Baca Juga :  Raih 7,17% Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sumsel, Kepala BPS RI puji Kabupaten Muara Enim Luar biasa

Tak hanya itu, terdapat pula Program SIDAYA (Lansia Berdaya) guna memberdayakan kelompok lanjut usia agar tetap sehat dan produktif, Program GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) untuk memperkuat peran ayah dalam keluarga, serta Program PIK Remaja (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) yang berfokus pada edukasi kesehatan reproduksi dan perencanaan masa depan generasi muda.

BKKBN juga memperkenalkan inovasi Platform Digital Ai-Superapps yang mengintegrasikan berbagai layanan seperti advokasi dan komunikasi (ADPIN), pelayanan KB dan kesehatan reproduksi (KBKR), pendataan kependudukan (Dalduk), ketahanan keluarga dan pencegahan stunting (KSPK), hingga pelatihan dan pengembangan (Latbang). Platform ini diharapkan dapat dimanfaatkan UKB dalam kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kurikulum berbasis data.

Baca Juga :  Wisuda Angkatan ke-3 Universitas Serasan, Rektor Tegaskan jadilah Agen Perubahan Positif 

Rektor UKB menegaskan kesiapan kampus menjadi mitra strategis dalam implementasi program kependudukan. Menurutnya, UKB memiliki potensi sumber daya akademik dan mahasiswa yang dapat dioptimalkan untuk mendukung edukasi berbasis ilmiah serta riset terapan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala BKKBN Sumsel menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan edukasi dan memperkuat program nasional, khususnya dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga.

Sinergi ini diharapkan menjadi tonggak baru kerja sama berkelanjutan antara UKB dan BKKBN Sumsel. Lebih dari sekadar penandatanganan dokumen, kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat, demi terwujudnya keluarga berkualitas dan generasi unggul di Sumatera Selatan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *