KEDIRI, viralsumsel.com – Persik Kediri masih memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mematangkan persiapan sebelum membuka perjalanan di Super League 2026/27.
Pelatih Marcos Reina memastikan tim berjuluk Macan Putih masih membutuhkan satu pertandingan uji coba tambahan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Persik Kediri dijadwalkan menjalani laga perdana dengan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada 5 September mendatang. Karena itu, Marcos ingin seluruh persiapan tim benar-benar berada dalam kondisi optimal sebelum pertandingan kompetitif pertama digelar.
Sejauh ini, Persik telah menjalani lima pertandingan uji coba sebagai bagian dari persiapan pramusim. Namun, rangkaian tersebut dinilai belum cukup untuk memastikan seluruh pemain berada pada level permainan yang diharapkan tim pelatih.
Pelatih asal Spanyol tersebut kini tengah mencari lawan yang dinilai tepat untuk menjadi pertandingan penutup pramusim. Uji coba terakhir nantinya diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi Ezra Walian dan kolega untuk kembali menguji kesiapan fisik sekaligus penerapan strategi yang selama ini diberikan dalam sesi latihan.
“Kami sudah menjalani lima pertandingan persahabatan, tetapi masih membutuhkan satu pertandingan lagi. Kami sedang mencari lawan yang sesuai untuk menyelesaikan rangkaian persiapan sebelum kompetisi,” ujar Marcos.
Fisik dan Taktik Masih Terus Digenjot
Marcos menilai kondisi fisik dan pemahaman taktik para pemain Persik belum sepenuhnya mencapai level yang diinginkan. Hal tersebut menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu persiapan yang tersisa.
Menurutnya, pemain membutuhkan latihan secara konsisten untuk mencapai kondisi terbaik. Apalagi kompetisi Super League akan menghadirkan persaingan dengan intensitas tinggi sejak pekan pertama.
Tim pelatih pun terus berupaya meningkatkan kebugaran sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sistem permainan. Marcos berharap sebagian besar pemain sudah berada dalam kondisi puncak ketika pertandingan melawan Dewa United Banten FC digelar.
“Kami masih menjalani latihan untuk mematangkan tim. Targetnya adalah berada dalam performa terbaik pada pertandingan pertama. Mungkin masih ada beberapa pemain yang belum mencapai kondisi 100 persen, tetapi sebagian besar sudah mendekati level terbaik,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat laga uji coba terakhir menjadi cukup penting bagi Persik. Selain untuk melihat perkembangan tim secara keseluruhan, pertandingan tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi terakhir bagi Marcos sebelum menentukan komposisi dan strategi menghadapi laga pembuka.
Persikmania Jadi Energi Tambahan
Di luar persoalan teknis, Marcos Reina juga memberikan perhatian terhadap dukungan suporter. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme Persikmania yang hadir menyaksikan pertandingan persahabatan Persik kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC di Gelora Sumardji, Nganjuk, Sabtu (22/8).
Menurut Marcos, kehadiran suporter memberikan atmosfer berbeda bagi pemain. Dukungan dari tribun dinilai mampu meningkatkan motivasi dan energi para pemain ketika berada di lapangan.
Pelatih berusia asal Spanyol itu juga berharap dukungan serupa terus diberikan ketika kompetisi resmi bergulir. Bagi Marcos, Persik membutuhkan energi positif dari suporter untuk melewati persaingan panjang Super League 2026/27.
“Kami merasakan perbedaan ketika suporter hadir memberikan dukungan. Kehadiran mereka membuat tim menjadi lebih kuat dan pemain mendapatkan tambahan semangat ketika bertanding,” tuturnya.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, Persik Kediri kini fokus menyelesaikan tahapan akhir pramusim. Satu laga uji coba masih dicari, sementara program latihan terus digenjot untuk memastikan tim semakin siap secara fisik, taktik, maupun mental.
Pertandingan perdana melawan Dewa United Banten FC di Stadion Brawijaya nantinya akan menjadi ujian awal bagi Persik untuk melihat sejauh mana hasil persiapan panjang mereka. Marcos Reina tentu berharap Macan Putih dapat mengawali musim dengan performa terbaik di hadapan Persikmania. (lib/ion)






