BANDA ACEH, viralsumsel.com – Persiraja Banda Aceh bersiap menjalani pertandingan perdana yang diprediksi berlangsung sengit di ajang Championship 2026/27.
Laskar Rencong akan menjamu Semen Padang dalam laga yang sarat gengsi di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Minggu (13/9) malam.
Pertandingan tersebut menjadi langkah awal bagi kedua tim dalam kompetisi Championship 2026/27. Persiraja maupun Semen Padang sama-sama membawa ambisi untuk mengawali perjalanan musim ini dengan hasil maksimal.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi Persiraja. Karena itu, manajemen Laskar Rencong berharap masyarakat Aceh dan para suporter memenuhi Stadion H. Dimurthala serta memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
Atmosfer dari tribun diyakini dapat memberikan energi tambahan bagi para pemain Persiraja. Terlebih, laga perdana kompetisi selalu menghadirkan tekanan tersendiri karena setiap tim ingin langsung menunjukkan performa terbaik sejak pertandingan pertama.
Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, mengajak masyarakat Aceh untuk ikut memberikan dukungan langsung kepada tim. Menurutnya, kehadiran suporter di stadion memiliki arti penting bagi perjuangan para pemain ketika menghadapi Semen Padang.
Gidong menilai dukungan dari tribun bukan hanya sekadar menciptakan atmosfer pertandingan, tetapi juga dapat meningkatkan motivasi pemain untuk tampil lebih berani dan maksimal.
“Dukungan masyarakat Aceh dan seluruh suporter Persiraja sangat kami harapkan. Kehadiran mereka di stadion akan menjadi suntikan semangat bagi pemain agar mampu tampil sebaik mungkin dan berjuang sampai akhir,” ujar Gidong.
Ia menambahkan, pertandingan kontra Semen Padang memiliki arti penting bagi Persiraja. Karena itu, seluruh elemen tim diharapkan mampu menjaga fokus dan tidak mudah terpengaruh oleh situasi pertandingan.
Persiraja ingin menjadikan laga kandang tersebut sebagai momentum untuk membangun kepercayaan diri sejak awal kompetisi. Namun, target tersebut membutuhkan kerja keras seluruh pemain selama 90 menit.
Gidong pun meminta skuad Laskar Rencong tidak kehilangan konsentrasi sejak peluit awal dibunyikan. Para pemain diminta menjalankan setiap instruksi yang diberikan tim serta menunjukkan kerja keras di setiap lini.
Menurutnya, pertandingan perdana tidak boleh dijalani dengan setengah hati. Persiraja harus mampu memberikan penampilan terbaik sejak awal hingga laga berakhir demi mendapatkan hasil yang diharapkan.
“Pemain harus tetap fokus dan bekerja keras sepanjang pertandingan. Ini merupakan laga yang penting bagi kami, sehingga semua pemain harus memberikan kemampuan terbaik sejak menit awal sampai peluit akhir,” tegasnya.
Pertemuan Persiraja dan Semen Padang juga menjadi salah satu laga yang menarik perhatian karena mempertemukan dua tim dengan basis pendukung kuat. Kehadiran suporter di Stadion H. Dimurthala diharapkan membuat atmosfer pertandingan semakin hidup sekaligus memberikan dorongan moral bagi Laskar Rencong.
Bagi Persiraja, pertandingan ini bukan hanya tentang hasil di papan skor. Laga pembuka Championship 2026/27 juga diharapkan menjadi momentum untuk kembali memperkuat hubungan antara tim, suporter, dan masyarakat Aceh.
Semangat yang mengalir dari tribun diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Persiraja saat berhadapan dengan Semen Padang yang dikenal dengan julukan Kabau Sirah.
Dengan dukungan penuh publik Aceh, Laskar Rencong tentu berharap dapat mengawali kompetisi dengan penampilan yang meyakinkan. Kini, perhatian tertuju ke Stadion H. Dimurthala pada Minggu malam, ketika Persiraja dan Semen Padang memulai langkah mereka di Championship 2026/27. (bbs/ion)






