PSBS Biak Kembali Tumbang, Miskardi Soroti Set Piece dan Transisi

SOLO, viralsumsel.com – PSBS Biak kembali harus menelan kekalahan pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/27. Menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (3/10) malam, Badai Pasifik takluk telak dengan skor 1-5.

Hasil tersebut memperpanjang rentetan hasil buruk PSBS Biak. Tim yang diperkuat Patrias Rumere dan kawan-kawan kini sudah menelan empat kekalahan secara beruntun sejak kompetisi berlangsung.

Meski kalah dengan margin empat gol, Pelatih PSBS Biak Miskardi Hamin tetap melihat adanya perkembangan dalam permainan anak asuhnya. Ia menilai para pemain mulai menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri lebih baik dibandingkan tiga pertandingan sebelumnya.

Salah satu perkembangan yang disoroti Miskardi adalah keberanian PSBS untuk menyerang. Bahkan, Badai Pasifik mampu mencetak gol pertama mereka dalam pertandingan tersebut setelah sebelumnya kesulitan mencatatkan gol.

“Permainan tim sudah semakin baik. Para pemain juga sekarang lebih percaya diri. Kami mencoba bermain menyerang dan akhirnya bisa mencetak gol pertama,” ujar Miskardi seusai pertandingan.

PSBS sebenarnya sempat memberikan perlawanan kepada RANS. The Phoenix membuka keunggulan lebih dahulu melalui Dedik Setiawan pada menit ke-10.

Namun, PSBS tidak langsung menyerah. Samuel Viktor Gwijangge berhasil mencetak gol pada menit ke-36 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Baca Juga :  Ega Raka Galih Resmi Jadi Pelatih Kepala PSIS Semarang di Pegadaian Championship 2025/26

Sayangnya, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan. Hanya berselang dua menit, RANS kembali unggul melalui Jan Martin Andersen pada menit ke-38.

Memasuki babak kedua, pertahanan PSBS semakin kesulitan membendung serangan RANS. Jan Martin Andersen kembali mencetak gol pada menit ke-57 dan 77 untuk melengkapi hattrick.

Satu gol tambahan RANS disumbangkan Aqsa Aqyuba pada menit ke-66. Hingga pertandingan berakhir, PSBS tidak mampu mengejar dan harus menerima kekalahan 1-5.

Miskardi menilai persoalan bola mati atau set piece kembali menjadi salah satu titik lemah timnya. Ia mengakui pemain sudah berusaha melakukan antisipasi terhadap penyerang lawan, tetapi duel individu masih menjadi masalah.

“Pada babak pertama kami sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Namun, kendala kami kembali ada pada set piece. Pemain sudah mengantisipasi penyerang lawan satu lawan satu, tetapi kami kalah dalam duel,” jelasnya.

Selain persoalan set piece, Miskardi juga melihat masih ada masalah dalam transisi permainan. Menurutnya, keterlambatan pemain dalam melakukan transisi membuat terdapat ruang yang bisa dimanfaatkan lawan.

Meski demikian, ia menilai gol yang berhasil dicetak PSBS dapat menjadi modal psikologis bagi pemain untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Baca Juga :  PSIS Semarang Tancap Gas Sambut Musim 2026/27, Sudah Datangkan Enam Pemain Baru dan Rekrut Widodo C Putro

“Dalam sepak bola memang selalu ada hal-hal yang bisa terjadi. Tetapi setidaknya, pemain menjadi lebih percaya diri setelah berhasil mencetak gol pertama,” ungkap mantan juru taktik Pekanbaru FC tersebut.

Miskardi juga menyebut PSBS sebenarnya beberapa kali mampu menciptakan peluang. Namun, masih terdapat sejumlah aspek teknis yang harus diperbaiki agar peluang tersebut dapat berkembang menjadi gol.

“Kami berusaha untuk menyerang. Beberapa kali ada penyelamatan dan juga peluang yang tercipta. Tetapi transisi kami masih cukup terlambat sehingga ada celah. Dari sisi kualitas teknis juga masih perlu dilakukan perbaikan,” pungkasnya.

Kekalahan dari RANS menjadi kekalahan keempat secara beruntun bagi PSBS Biak. Sebelumnya, Badai Pasifik juga takluk 0-5 saat menghadapi Deltras FC, kemudian kalah 0-7 dari Persis Solo dan 0-6 ketika bertandang menghadapi Persela Lamongan.

Rangkaian hasil tersebut membuat PSBS Biak semakin terbenam di dasar klasemen Pegadaian Championship 2026/27. Badai Pasifik masih mengoleksi minus empat poin.

PSBS Biak kini harus segera melakukan pembenahan sebelum pertandingan berikutnya. Mereka dijadwalkan menghadapi Kendal Tornado FC pada Sabtu (10/10) mendatang.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi PSBS untuk menghentikan rentetan empat kekalahan sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *