SLEMAN, viralsumsel.com – PSM Makassar gagal membawa pulang poin saat bertandang ke markas PSS Sleman pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027.
Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026), Juku Eja harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-3.
PSS Sleman mengamankan kemenangan melalui dua gol Hiromu Tanaka dan satu gol penutup Matheus Fornazari Custodio. Tanaka membuka keunggulan pada menit ke-34 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-85. Sementara itu, Custodio memastikan kemenangan Super Elang Jawa lewat gol pada menit ke-90.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSM Makassar, terutama dalam menjaga penguasaan bola dan membangun serangan secara efektif. Pelatih PSM, Darije Kalezic, menilai timnya terlalu mudah kehilangan bola sehingga memberi kesempatan kepada PSS Sleman untuk lebih leluasa mengendalikan permainan.
Menurut Darije, persoalan penguasaan bola menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan. PSM hanya mampu menguasai 38 persen bola, sedangkan sebagian besar kendali permainan berada di tangan tuan rumah.
“Kami memiliki masalah juga dalam penguasaan bola, kami sering kehilangan penguasaan bola yang terlalu mudah dan PSS Sleman lebih banyak menguasai bola,” ungkap Darije.
Tembakan PSM Lebih Banyak, tetapi Kurang Efektif
Jika melihat statistik tembakan, PSM Makassar sebenarnya mampu melepaskan percobaan lebih banyak dibandingkan PSS Sleman. Juku Eja mencatatkan 13 tembakan sepanjang pertandingan, tetapi hanya tiga di antaranya yang mengarah ke gawang Pedro Caracoci de Oliveira.
Sebaliknya, PSS Sleman menghasilkan 10 tembakan dengan enam percobaan tepat sasaran. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda penting dalam pertandingan tersebut, karena tiga tembakan tuan rumah berhasil dikonversi menjadi gol.
Dua gol Hiromu Tanaka memperlihatkan kemampuan PSS memaksimalkan peluang, sementara gol Matheus Fornazari Custodio pada menit ke-90 semakin menegaskan dominasi tuan rumah dalam hasil akhir.
Bagi PSM, banyaknya percobaan belum cukup untuk menghasilkan gol apabila tidak diikuti akurasi dan ketenangan saat memasuki area pertahanan lawan. Selain memperbaiki penyelesaian akhir, Juku Eja juga perlu mengevaluasi cara mempertahankan penguasaan bola agar tidak mudah kehilangan momentum permainan.
PSM Terpuruk, PSS Amankan Tiga Poin
Kekalahan di Sleman membuat posisi PSM Makassar masih tertahan di papan bawah klasemen sementara BRI Super League 2026/2027. Juku Eja berada di peringkat ke-15 dengan koleksi dua poin.
Sementara itu, kemenangan atas PSM menjadi tambahan penting bagi PSS Sleman. Super Elang Jawa naik ke posisi ke-12 setelah meraih tiga poin perdananya, sesuai catatan klasemen yang disampaikan dalam laporan pertandingan.
Hasil ini menjadi modal bagi PSS untuk membangun kepercayaan diri, sedangkan PSM harus segera membenahi sejumlah aspek permainan agar bisa kembali meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya.
Evaluasi penguasaan bola dan efektivitas serangan menjadi pekerjaan penting bagi Darije Kalezic. PSM membutuhkan perbaikan di kedua sektor tersebut agar statistik permainan yang cukup menjanjikan tidak kembali berakhir dengan kekalahan. (bbs/ion)






