PSPS Pekanbaru Waspadai Trio Asing PSMS Medan, Javier Siverio Jadi Ancaman Utama

PEKANBARU, virasumsel.com – PSPS Pekanbaru menaruh perhatian khusus terhadap kualitas pemain asing PSMS Medan menjelang pertemuan kedua tim pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (11/10) sore.

Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, menilai PSMS memiliki sejumlah pemain asing dengan kemampuan individu di atas rata-rata. Karena itu, tim pelatih telah menyiapkan langkah antisipasi untuk meredam ancaman yang berpotensi muncul dalam pertandingan nanti.

Akhyar menegaskan, PSPS siap menghadapi laga penting tersebut. Ia meminta seluruh pemain tampil dengan semangat juang tinggi, menjaga konsentrasi, dan memaksimalkan kemampuan mereka sepanjang pertandingan.

“Secara umum, kami siap menghadapi pertandingan. Pertandingan besok sangat penting buat kami. Saya harap semua pemain bisa fight di lapangan dan bisa bermain secara maksimal,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (10/10).

Selain mempersiapkan strategi permainan, Akhyar juga berharap dukungan penuh dari suporter yang hadir langsung di stadion. Menurutnya, kehadiran pendukung dapat menjadi suntikan motivasi bagi para pemain PSPS untuk menghadapi tim tamu.

“Kami juga berharap dukungan suporter langsung ke stadion untuk memberikan dukungan kepada kami. Itu jadi energi positif buat kami,” tambahnya.

Baca Juga :  Hadapi Persipal FC, Rahmad Darmawan Siapkan Kejutan Taktik untuk Persipura Jayapura

Meski optimistis dengan kesiapan timnya, Akhyar tetap memberikan perhatian terhadap kekuatan PSMS Medan, terutama trio pemain asing yang dinilai memiliki kemampuan untuk membahayakan pertahanan tuan rumah.

Ketiga pemain tersebut adalah Angelo Rafael Teixeira Alpoim Meneses, Javier Siverio Toro, dan Phillerson Natan Silva de Oliveira. Tim pelatih PSPS mengaku telah mempelajari karakter permainan mereka dan membahas strategi antisipasi dalam sesi latihan.

Nama Javier Siverio menjadi perhatian tersendiri. Penyerang PSMS tersebut sedang memimpin daftar pencetak gol sementara Pegadaian Championship 2026/2027 dengan koleksi delapan gol. Catatan itu membuatnya menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai oleh lini pertahanan PSPS.

Selain Javier, Phillerson juga memiliki kontribusi penting di sektor serangan PSMS dengan torehan empat gol. Ketajaman kedua pemain tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan PSPS saat menyusun strategi menghadapi Ayam Kinantan.

“PSMS memiliki pemain asing yang cukup bagus, secara individu kualitasnya di atas rata-rata. Kami juga sudah mempelajari upaya mengantisipasinya di latihan, kami sudah sampaikan ke semua pemain, bagaimana mengantisipasi tipikal pemain seperti ini,” jelas Akhyar.

Baca Juga :  Sriwijaya FC Anggap Duel vs PSMS Medan Laga Hidup Mati

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PSPS tidak ingin memberikan ruang terlalu besar bagi para pemain asing PSMS untuk mengembangkan permainan. Kedisiplinan dalam bertahan dan kemampuan menjalankan instruksi pelatih akan menjadi faktor penting bagi tuan rumah.

Namun, PSPS juga perlu memaksimalkan peluang saat menyerang jika ingin mengamankan hasil positif. Dukungan suporter di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan mampu menambah semangat para pemain dalam menghadapi tekanan dari tim tamu.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal untuk memperkuat posisi mereka di kompetisi. PSPS bertekad memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, sedangkan PSMS datang dengan kepercayaan diri setelah mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari empat pertandingan awal.

Kini, tantangan bagi Akhyar Ilyas adalah memastikan strategi yang telah disiapkan berjalan efektif di lapangan. Mampukah PSPS meredam ketajaman trio asing PSMS sekaligus mengamankan hasil positif di hadapan pendukung sendiri? Jawabannya akan ditentukan dalam duel di Pekanbaru tersebut. (lib/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *