PSSI Bantah Isu Voting Soal Kembalinya Shin Tae-yong: Rapat Saja Belum Ada

Pelatih Kepala Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Foto : viralsumsel.com/pssi
Pelatih Kepala Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Foto : viralsumsel.com/pssi

viralsumsel.com, JAKARTA- Spekulasi tentang kemungkinan kembalinya Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia kembali ramai diperbincangkan. Namun, kabar PSSI telah melakukan voting internal untuk menentukan nasib kursi pelatih tersebut ternyata tidak benar.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan hingga saat ini belum ada rapat apa pun yang digelar untuk membahas pengganti Patrick Kluivert.

“Sampai hari ini belum ada rapat Exco mengenai pelatih. Jadi kalau ada isu mengatakan sekian Exco setuju (Shin Tae-yong kembali), sekian tidak setuju ya itu tidak benar. Rapat saja belum ada,” tegas Arya di Cibis Park, Jakarta, Selasa (28/10).

Arya menyebut proses pencarian pelatih baru masih dalam tahap awal. Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Direktur Teknik Alexander Zweirs tengah menjaring sejumlah kandidat yang dinilai layak menakhodai Garuda.

Baca Juga :  Hasil Arsenal vs Chelsea : Amankan 3 Poin, Kembali Duduki Singgasana

“Pak Ketum sudah bicara dengan Dirtek, mereka sedang mengumpulkan calon-calon pelatih. Setelah itu baru akan dibawa ke rapat Exco untuk diputuskan bersama. Jadi, belum ada keputusan apa pun sekarang,” tambahnya.

Arya juga membantah isu yang menyebut Erick Thohir mengambil keputusan sepihak. Ia menegaskan seluruh proses pemilihan pelatih akan melalui mekanisme resmi organisasi.

“Kalau ada yang bilang ini keputusan sendiri oleh Ketum, itu hoaks. Semua calon harus dikumpulkan dan nanti dibahas bersama Exco,” ujarnya.

PSSI, lanjut Arya, tidak ingin terburu-buru menentukan sosok pengganti Patrick Kluivert yang resmi berpisah dengan federasi pada 16 Oktober lalu setelah Indonesia gagal di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Babak 8 Besar Coppa Italia 2025/26: Como Tantang Fiorentina, Big Match Bertebaran

“Seperti kata Pak Ketum, kita harus memperbaiki citra dulu di luar karena banyak yang mencibir mantan-mantan pelatih. Jadi, kita ingin memilih pelatih dalam keadaan tenang bukan saat sedang euforia, marah, atau kecewa,” tutur Arya. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *