Ride for Charity #2: Gowes 899 KM Medan-Sabang dan Virtual Ride Seluruh Indonesia untuk Peringati 20 Tahun Tsunami Aceh

viralsumsel.com, Jakarta – Memperingati dua dekade tragedi tsunami Aceh, IBU Foundation kembali menggelar Ride for Charity #2, event bersepeda yang akan berlangsung dari 22 hingga 27 Desember 2024. Acara ini melibatkan pesepeda yang akan menempuh jarak epik sejauh 899 km, mulai dari Titik Nol Medan, melintasi Museum Tsunami di Banda Aceh, hingga berakhir di Titik Nol Sabang. Kegiatan ini tak hanya ajang olahraga, tetapi juga wujud nyata kampanye kesiapsiagaan bencana dan penggalangan dana untuk melindungi anak-anak di wilayah rawan.

Perjalanan akan mencapai puncaknya pada 26 Desember, di mana para pesepeda akan menggelar upacara peringatan di Museum Tsunami Aceh di Banda Aceh. Tak hanya itu, mereka juga akan mengunjungi sekolah setempat untuk mengadakan simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) agar anak-anak lebih siap menghadapi bencana.

Ride for Charity #2 juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Ride for the Future: Pedal, Camp, and Commute for a Greener Indonesia oleh Yayasan AMP dan Pertamina dengan tujuan untuk mengajak masyarakat lebih peduli dan terlibat dalam menghadapi perubahan iklim serta mengurangi jejak karbon melalui kegiatan bersepeda dan berbagai kampanye publik.

Baca Juga :  Lebih dari 113 Ribu Pengguna Manfaatkan LRT Jabodebek Selama Libur Wafat Yesus Kristus dan PaskahLRT Jabodebek melayani 113.606 pengguna selama libur panjang Wafat Yesus Kristus dan Paskah pada 18-20 April 2025. Tiga stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi adalah Dukuh Atas BNI, Harjamukti, dan Cikoko. LRT Jabodebek berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna. Bekasi, 21 April 2025 - Libur panjang akhir pekan dalam rangka peringatan Wafat Yesus Kristus dan Paskah yang berlangsung pada 18 hingga 20 April 2025 dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur, bersantai, serta mengunjungi berbagai destinasi wisata bersama keluarga dan orang terdekat. LRT Jabodebek kembali menjadi salah satu moda transportasi pilihan, dengan total 113.606 pengguna tercatat selama tiga hari periode long weekend tersebut, atau rata-rata sebanyak 37.869 pengguna per hari. Selama periode long weekend, jumlah pengguna yang tercatat di sejumlah stasiun mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek sebagai moda transportasi pilihan untuk bepergian. Tiga stasiun yang mencatat jumlah pengguna tertinggi pada 18 hingga 20 April 2025 adalah Stasiun Dukuh Atas BNI dengan 39.922 pengguna, Stasiun Harjamukti sebanyak 28.725 pengguna, serta Stasiun Cikoko yang melayani 21.982 pengguna. Stasiun Dukuh Atas BNI berada di pusat kota dan memiliki konektivitas dengan berbagai moda transportasi lain, menjadikannya titik transit favorit pengguna. Sementara itu, Stasiun Cikoko terhubung langsung dengan layanan Commuterline dan TransJakarta, sehingga memudahkan mobilitas lintas moda. Adapun Stasiun Harjamukti menjadi pilihan masyarakat yang ingin berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di kawasan Cibubur dan sekitarnya. Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang terus menjadikan LRT Jabodebek sebagai pilihan dalam mendukung mobilitas selama masa libur. “Long weekend menjadi momen spesial bagi banyak orang untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih. Kami bersyukur LRT Jabodebek dapat terus diandalkan sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau dalam menunjang kegiatan liburan masyarakat,” ujar Purnomosidi. Selama periode long weekend tersebut, LRT Jabodebek mengoperasikan 810 perjalanan untuk memastikan layanan tetap optimal dan pengguna dapat menikmati perjalanan dengan lancar. Stasiun-stasiun LRT Jabodebek yang terintegrasi dengan berbagai pusat kegiatan dan kawasan wisata turut menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, pengguna juga mendapat kenyamanan lebih dengan kebijakan yang memperbolehkan membawa sepeda non-lipat tanpa biaya tambahan selama akhir pekan dan hari libur nasional, menjadikan LRT Jabodebek sebagai pilihan transportasi yang ramah lingkungan. Selama akhir pekan dan hari libur nasional, LRT Jabodebek tetap menghadirkan layanan dengan tarif yang bersahabat, yakni mulai dari Rp5.000 hingga maksimal Rp10.000. Sementara pada hari kerja (Senin hingga Jumat), tarif berlaku mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000 sesuai jarak perjalanan. LRT Jabodebek berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna. Selain itu, dengan konektivitas yang baik, fasilitas ramah anak dan disabilitas, serta integrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya, LRT Jabodebek terus menjadi bagian dari solusi mobilitas urban yang modern dan berkelanjutan. “Kami akan terus menghadirkan layanan yang optimal dan menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dalam setiap momen, baik saat beraktivitas sehari-hari maupun saat menikmati waktu bersama keluarga. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada LRT Jabodebek,” tutup Purnomosidi Dengan akses yang luas ke berbagai kawasan strategis, fasilitas yang ramah anak, serta integrasi dengan moda transportasi lain, LRT Jabodebek siap menjadi solusi mobilitas modern yang mendukung kebutuhan masyarakat urban saat ini. Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Partisipasi Melalui Virtual Ride: Ajak Pesepeda dari Seluruh IndonesiaBagi mereka yang ingin berkontribusi dari jauh, Ride for Charity #2 menawarkan kesempatan Virtual Ride yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Mulai 21 hingga 27 Desember 2024, peserta dapat memilih kategori jarak 100 km atau 260 km dan menyelesaikannya di lokasi masing-masing. Aktivitas ini direkam menggunakan aplikasi Strava, kemudian dibagikan di media sosial dengan tagar #RideforCharity dan #20TahunTsunamiAceh. Dengan biaya pendaftaran Rp. 200.000 untuk kategori 100 KM dan Rp. 250.000 untuk kategori 260 KM.

Ride for Charity #2 mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi, baik melalui rute fisik dari Medan ke Sabang maupun melalui Virtual Ride. Setiap kilometer yang ditempuh, baik di lapangan maupun virtual, menjadi langkah kecil yang berarti untuk masa depan yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia.

Baca Juga :  Terra Drone Terdaftar di Pasar Pertumbuhan Bursa Efek Tokyo

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, kunjungi situs resmi IBU Foundation atau follow akun media sosial mereka di @rideforcharity. Mari bersepeda, berbagi, dan bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih siap dalam menghadapi bencana.

Tentang Ride for Charity

Ride for Charity adalah salah satu program yang diisiasi oleh Yayasan IBU dalam memperingati 20 Tahun Tsunami Aceh. Yayasan Indonesia Bhadra Utama (IBU Foundation) terbentuk dari sekumpulan relawan yang melakukan kegiatan merespon bencana tsunami Aceh dan Nias tahun 2004 dan menjadi organisasi yang sah pada tahun 2007.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *