VIRALSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Sejumlah siswa SMPN 10 Prabumulih datang ke sekolah. Kedatangan mereka dengan berbagai alasan. Ada yang datangi sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan belajar karena tidak memiliki sarana.
Ada juga yang datang ke sekolah untuk melaksanakan kewajiban, mulai dari mengumpul tugas dan keperluan lainnya. “Ada juga siswa kelas tujuh yang belum menyelesaikan kewajibannya untuk membayar uang masuk, serta mengambil atribut dari sekolah. Meski tidak masuk sekolah namun komunikasi tetap berjalan lancar,” ungkap Kepala SMPN 10 Prabumulih, M Thamrin SPd MSi.
Menurutnya, sampai saat ini kegiatan belajar mengajar para siswa rata-rata menggunakan aplikasi whatsapp, yang lebih mudah digunakan dan banyak dimilki oleh para siswa dan wali siswa. Sehingga mempermudahkan guru dan siswa dalam melakukan kewajiban belajar mengajar.
Ada juga siswa yang benar benar tidak bisa mengikuti kegiatan di sekolah, dikontrol oleh guru yang mengatur jadwal datang ke rumah siswa. “Sebelumnya kita sarankan untuk belajar dengan teman yang rumahnay berdekatan, namun jika memang benar benar tidak bisa, ada guru mata pelajaran atau guru wali kelas yang bertanggung jawab untu memberikan bahan belajar siswa,” bebernya.
Pantauan Koran ini beberapa siswa yang datang ke sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pihak sekolah juga selalu mengingatkan agar prokol kesehatan adalah kebiasaan baru yang tidak bisa lagi ditawar tawar. “Kita saat ini mau tidak mau harus terbiasa dengan kebiasaan baru, dengan atribut baru yang tidak boleh diabaikan untuk melindungi sesama,” tandasnya. (fs)