BEKASI, viralsumsel.com – Semen Padang FC harus menerima hasil imbang saat menghadapi PSIS Semarang pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/27. Bermain di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026) malam, Kabau Sirah ditahan PSIS dengan skor 1-1.
Semen Padang sebenarnya berada dalam posisi menguntungkan setelah mampu membuka keunggulan lebih dahulu. Igor Cukovic mencatatkan namanya di papan skor ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit.
Gol tersebut lahir setelah Igor memanfaatkan umpan yang diberikan Stefano Lilipaly. Keunggulan cepat tersebut membuat Semen Padang berada di atas angin dan berupaya mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya buyar pada penghujung pertandingan. PSIS Semarang berhasil mencetak gol penyeimbang melalui Hari Nur Yulianto pada menit ke-90.
Gol tersebut membuat Semen Padang harus puas membawa pulang satu poin. Hasil itu sekaligus membuat target tim untuk mengamankan kemenangan dalam pertandingan tersebut tidak tercapai.
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Nil Maizar, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Menurutnya, Semen Padang seharusnya mampu mengamankan tiga poin setelah unggul lebih dahulu dan menjalani pertandingan dengan kekuatan yang relatif berimbang.
Nil menilai kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir menjadi salah satu faktor yang membuat timnya gagal mempertahankan keunggulan. Ia menyoroti kelengahan pemain dalam mengawal pergerakan lawan ketika PSIS membangun serangan hingga menghasilkan gol penyama kedudukan.
Bagi Nil, hasil imbang dalam pertandingan yang dimainkan sebagai tuan rumah terasa seperti kehilangan kemenangan. Apalagi, timnya memiliki peluang untuk mengamankan tiga poin jika mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Meski demikian, Nil tidak ingin hanya melihat hasil akhir pertandingan. Ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Semen Padang yang dinilainya telah bekerja keras sepanjang 90 menit.
Menurutnya, secara keseluruhan pertandingan berlangsung menarik dan kedua tim memiliki kekuatan yang cukup berimbang. Karena itu, evaluasi akan dilakukan terutama terhadap konsentrasi dan kedisiplinan pemain ketika menghadapi situasi krusial di penghujung laga.
Nil menegaskan bahwa kesalahan dalam mengawal pemain lawan harus menjadi perhatian serius. Ia menilai gol penyama kedudukan sebenarnya dapat dicegah apabila pemain mampu menjaga lawan dengan lebih disiplin.
“Kami tentu kecewa karena target awal adalah meraih tiga poin. Secara permainan kedua tim relatif seimbang, tetapi ada kelengahan di akhir pertandingan yang harus menjadi bahan evaluasi. Pemain lawan seharusnya bisa dikawal lebih ketat sehingga peluang mencetak gol dapat diminimalkan,” ujar Nil.
Pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada skuad Kabau Sirah yang telah berjuang sepanjang pertandingan. Ia menilai para pemain sudah menunjukkan kerja keras meski hasil akhirnya belum sesuai harapan.
Selain memberikan penghargaan kepada pemain, Nil secara khusus menyampaikan terima kasih kepada suporter Semen Padang yang datang langsung dari Padang ke Bekasi untuk memberikan dukungan.
Menurut Nil, kehadiran suporter menjadi energi tambahan bagi tim selama pertandingan. Ia mengapresiasi pengorbanan para pendukung yang rela menempuh perjalanan dari Padang dengan biaya dan tenaga sendiri demi memberikan dukungan kepada Semen Padang.
“Perjuangan pemain selama 2×45 menit patut diapresiasi. Saya juga memberikan penghormatan dan terima kasih kepada suporter yang datang langsung dari Padang. Mereka rela mengeluarkan biaya, tenaga dan waktu untuk mendukung tim. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami,” kata Nil.
Hasil imbang 1-1 tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Semen Padang untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Tim pelatih akan melakukan evaluasi agar kesalahan serupa, terutama terkait konsentrasi dan pengawalan pemain lawan di menit-menit akhir, tidak kembali terjadi.
Bagi Kabau Sirah, tambahan satu poin dari pertandingan tersebut belum sesuai dengan target yang diharapkan. Semen Padang kini harus segera melakukan pembenahan agar dapat meraih hasil maksimal pada laga berikutnya di Pegadaian Championship 2026/27. (bbs/ion)






