Sriwijaya FC CS Enggan Saling Bunuh Diawal, Minta Pembagian Grup Liga 2 Lebih Proporsional

OLAHRAGA120 Dilihat

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Sejumlah klub di Sumatera, enggan saling bunuh di babak awal jika Liga 2 2020 bergulir kembali Oktober mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Faisal Mursyid Sekretaris Umum PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) selaku pengelola Sriwijaya FC kepada www.viralsumsel.com, Selasa (21/7/2020) siang.

Menurut Faisal, sapaan akrab Faisal Mursyid, beberapa klub ingin sesama klub asal Sumatera tidak langsung satu grup. Ya, sebelumnya sempat beredar kabar jika klub-klub dari Sumatera bakal masuk dalam grup 1.

Adapun klub-klub yang bakal masuk grup satu adalah Sriwijaya FC, Muba Babel United, PSMS Medan, Semen Padang FC, PSPS Riau dan AA Tiga Naga.
Hanya Badak Lampung FC klub dari Sumatera yang harus keluar dari grup Andalas – julukan Pulau Sumatera – dan bergabung di grup 2 bersama klub-klub dari Pulau Jawa.

Baca Juga :  Ketum Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia, Akhmad Mustain : Semoga Kegiatan Ini Semakin Berkembang di Indonesia

“Kabar terbaru ada beberapa klub Liga 2 dari Sumatera namun saya tidak mau sebutkan namanya yang menolak klub-klub Sumatera harus satu grup di awal atau di sebut harus langsung saling bunuh,” kata Faisal.

Sebelumnya sempat beradar kabar jika Liga 2 2020 bakal bergulir kembali namun menggunakan format baru. Ya, kompetisi sepak bola kasta kedua ini bakal menggunakan home tournament.

Pada fase awal dibagi dalam empat grup, dengan kuota masing-masing grup dihuni enam tim. Setelah babak penyisihan grup, dua tim peringkat atas berhak melaju ke babak delapan besar.
Pada babak delapan besar, semifinal hingga final bakal menggunakan sistem gugur. Jika sesuai dengan prediksi maka Liga 2 2020 bakal digelar lebih kurang dua bulan.

“Jadi klub-klub Sumatera tadi menginginkan agar pembagian grup lebih proporsional. Misal ada Sumatera, Jawa, Kalimantan atau Sulawesi. Itu sebenarnya sudah diutarakan klub saat virtual meeting dengan PSSI beberapa waktu lalu,” lanjut Faisal.

Baca Juga :  Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2024/2025

Lantas bagaimana dengan Sriwijaya FC. Menurut Faisal, Laskar Wong Kito – julukan Sriwijaya FC – tidak mempermasalahkan jika pembagian grup dilakukan secara proporsional.

“Kalau kita sih mana yang terbaik dalam arti kalau proporsional lebih baik. Jadi sesama Sumatera tidak langsung saling bunuh di babak awal,” tukas dia.

Hanya memberi tahu Liga 2 2020 terhenti akibat pandemi Covid-19 sejak 16 Maret lalu. Liga 2 sejatinya baru berjalan satu pekan.

Pada laga perdana Sriwijaya FC berhasil meraih tiga poin. Laskar Wong Kito berhasil mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu 15 Maret 2020. (ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *