Palembang, viralsumsel.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skill (PSS) kelompok usia U9.
Tampil kompetitif sepanjang turnamen, SSB PSS berhasil meraih posisi juara tiga bersama pada ajang Junior Premier League (JPL) Zona Sumatera Selatan 2026 yang digelar di Lapangan Mini Soccer iTwo, KM 12 Palembang, Minggu (11/1/2026).
Turnamen bergengsi tingkat nasional zona daerah tersebut menjadi ajang pembuktian kualitas pembinaan usia dini SSB PSS.
Sejak fase grup, tim muda kebanggaan Palembang ini tampil impresif dan konsisten. Dari tiga pertandingan penyisihan grup, SSB PSS sukses menyapu bersih kemenangan dan mengoleksi sembilan poin, menjadikan mereka satu-satunya tim yang mencatat rekor sempurna di fase tersebut.
Pada laga pembuka, SSB PSS mengalahkan SSB Patra Muda dengan skor ketat 2-1. Tren positif berlanjut di pertandingan kedua saat mereka menundukkan Planet Soccer dengan skor meyakinkan 2-0. Dominasi SSB PSS semakin terlihat pada laga pamungkas grup usai menekuk SSB Pusri 3B dengan skor telak 4-0.
Melangkah ke babak perempat final, performa solid kembali ditunjukkan. SSB PSS berhasil menyingkirkan SSB Pusri Utilitas dengan skor 3-1 dan memastikan tiket ke semifinal.
Namun, langkah SSB PSS menuju final harus terhenti di babak semifinal setelah kalah dramatis dari SSB Golazo asal Provinsi Jambi.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama dua babak masing-masing 10 menit, skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal usai. SSB PSS sempat tertinggal lebih dahulu sebelum penyerang Rifki mencetak gol penyama kedudukan pada babak kedua.
Laga kemudian ditentukan lewat adu penalti. Dua eksekutor SSB PSS, Hanan dan Arka, sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Namun, tendangan Rifki gagal menembus gawang lawan setelah ditepis kiper Golazo. Sementara itu, dua penendang Golazo berhasil mencetak gol dan satu lainnya gagal, sehingga adu penalti berlanjut ke sistem sudden death.
Dalam undian koin, Golazo mendapat kesempatan menendang lebih dulu dan sukses mengeksekusi penalti penentu. Kiper muda SSB PSS, Azril, yang baru berusia 8 tahun, belum mampu menahan laju bola. Golazo pun melaju ke final dan akhirnya keluar sebagai juara usai mengalahkan SSB Lorok lewat adu penalti dengan skor 2-0 (1-1).
Meski gagal ke final, raihan juara tiga tetap disyukuri jajaran pelatih SSB PSS. Duet pelatih muda Deny Saputra dan M. Fajri menilai turnamen ini sebagai pengalaman berharga bagi para pemain.
“Anak-anak sudah menunjukkan progres yang baik. Kami terus mendorong mereka untuk berproses dan semakin giat berlatih. Juara hanyalah bonus, yang terpenting mereka mendapatkan jam terbang dan pengalaman bertanding di level nasional,” ujar Deny Saputra. (bbs)













