viralsumsel.com ,JAKARTA – Musim kompetisi Liga 2 2024/2025 menjadi ujian berat bagi klub-klub asal Sumatera. Empat tim besar, yakni PSMS Medan, Sriwijaya FC, Semen Padang, dan Persiraja Banda Aceh, berjuang keras untuk mendapatkan tiket promosi ke Liga 1.
Namun, hasil akhirnya cukup mengecewakan karena tak satu pun tim dari Pulau Andalas berhasil menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Peluang Besar yang Sirna
Harapan Sumatera sempat bertumpu pada PSPS Pekanbaru, yang tampil cukup impresif sepanjang musim dan mencapai babak play-off promosi.
Namun, mimpi itu sirna setelah mereka harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0 dalam laga penentuan. Gol tunggal yang dicetak Leo Lelis di menit-menit krusial memastikan langkah PSPS terhenti dan kembali berlaga di Liga 2 musim depan.
“Kami sudah berjuang semaksimal mungkin, tapi inilah sepak bola. Saya meminta maaf kepada seluruh jajaran pengurus PSPS Pekanbaru dan pecinta sepak bola Pekanbaru. Saya belum bisa membawa PSPS promosi ke Liga 1,” ujar pelatih PSPS, Aji Santoso, usai pertandingan.
Meskipun gagal promosi, Aji tetap optimistis bahwa PSPS akan bangkit musim depan. “Harapan itu masih ada. Kami akan berusaha lebih keras agar PSPS bisa meraih tiket Liga 1 di musim berikutnya,” tambahnya.
Klub-klub Sumatera Tertahan di Liga 2
Selain PSPS Pekanbaru, tiga tim Sumatera lainnya juga gagal meraih tiket promosi.
PSMS Medan, salah satu klub legendaris Indonesia, harus mengubur impiannya setelah tersingkir di fase grup.
Sriwijaya FC, yang memiliki sejarah kuat di Liga 1, juga tak mampu bersaing di babak lanjutan.
Semen Padang dan Persiraja Banda Aceh mengalami nasib serupa, dengan performa yang kurang konsisten sepanjang musim.
Kegagalan ini menjadi pukulan bagi sepak bola Sumatera, yang dikenal memiliki basis suporter besar dan sejarah panjang di kompetisi nasional. Dengan absennya tim Sumatera di Liga 1 musim depan, atmosfer sepak bola di wilayah ini akan terasa berbeda.
Apa Selanjutnya?
Kegagalan ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi klub-klub Sumatera. Manajemen tim perlu melakukan perombakan dan memperbaiki sistem pembinaan agar lebih kompetitif. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah dan sponsor juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas klub.
Meskipun musim ini mengecewakan, harapan untuk melihat klub Sumatera kembali berlaga di Liga 1 masih terbuka lebar. Dengan persiapan yang lebih matang dan strategi yang lebih baik, bukan tidak mungkin musim depan akan ada wakil Sumatera yang mampu menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Tetap semangat, PSPS Pekanbaru dan klub-klub Sumatera lainnya! Perjalanan panjang belum berakhir, dan Liga 1 masih menjadi target yang harus diperjuangkan. (asa)