Sumsel Masuk 6 Besar Nasional Pelayanan Terpadu dan Percepatan Berusaha 2026, Herman Deru Apresiasi Capaian

PALEMBANG, viralsumsel.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam bidang pelayanan publik dan kemudahan berusaha.

Sumsel berhasil masuk enam besar nasional kategori kinerja sangat baik Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha Tahun 2026.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Sumsel Herman Deru saat menerima kunjungan Tim Uji Petik Nomine Pemerintah Daerah Penyelenggaraan PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha Tahun 2026 di Rumah Kayu Taman Kenten, Palembang, Rabu (19/8/2026) malam.

Kunjungan tim tersebut merupakan bagian dari tahapan verifikasi dan penilaian lapangan terhadap pemerintah daerah yang masuk dalam nominasi. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pelayanan publik di bidang perizinan dan investasi berjalan sesuai dengan indikator serta standar yang telah ditetapkan.

Bagi Pemprov Sumsel, masuknya daerah ini dalam jajaran enam besar nasional menjadi capaian penting. Pasalnya, Sumsel tercatat tiga kali berturut-turut masuk nominasi penghargaan tingkat nasional dalam kategori tersebut.

Gubernur Herman Deru menilai capaian itu menjadi bukti adanya konsistensi pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

“Keberhasilan masuk enam besar nasional menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan selama ini terus memberikan hasil. Ini juga menjadi bukti konsistensi Sumatera Selatan yang tiga kali berturut-turut masuk nominasi penghargaan tingkat nasional,” ujar Herman Deru.

Baca Juga :  Tol Kapal Betung dan Jembatan Musi VI Tak Terkendala Covid

Menurutnya, prestasi tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, terutama yang berkaitan dengan investasi dan perizinan berusaha.

Pemprov Sumsel berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan sekaligus mendorong penyederhanaan serta efisiensi regulasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih cepat, transparan, responsif dan akuntabel.

Tim Uji Petik Verifikasi Pelayanan di Lapangan

Dalam proses penilaian, Tim Uji Petik melakukan verifikasi secara langsung terhadap penyelenggaraan pelayanan PTSP di Sumsel. Penilaian tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan administrasi, tetapi juga dengan melihat praktik pelayanan yang berlangsung di lapangan.

Asisten Deputi Fasilitasi, Pemantauan, dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB, R. Roro Vera Yuwantari, mengatakan pihaknya turut melakukan wawancara dengan sejumlah pelaku usaha.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kualitas pelayanan yang diterima masyarakat dan dunia usaha.

Baca Juga :  Pj Bupati Muba Ingatkan Perusahaan Migas Perbaiki Jalan Rusak di Muba

“Evaluasi dilakukan secara langsung di lapangan, termasuk dengan mewawancarai pelaku usaha untuk memastikan kesesuaian antara pelayanan yang diberikan dengan praktik yang mereka alami,” jelas Roro.

Dari rangkaian evaluasi nasional tersebut, Sumatera Selatan berhasil menempati posisi enam besar nasional dalam kategori kinerja sangat baik.

“Dari proses evaluasi nasional ini, Provinsi Sumatera Selatan berhasil masuk posisi enam besar nasional untuk kategori kinerja sangat baik,” ungkapnya.

Evaluasi ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemprov Sumsel untuk mengukur sejauh mana berbagai inovasi dan pembenahan pelayanan perizinan telah memberikan dampak bagi masyarakat serta pelaku usaha.

Dengan capaian tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin konsisten menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, memiliki kepastian proses, serta mampu memberikan dukungan terhadap pertumbuhan investasi di Sumatera Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel H. Lusapta Yudha Kurnia, S.E., M.M., serta anggota Tim Uji Petik lainnya, yakni Fahmi Taftazani dari Tim Tenaga Ahli PT Surveyor Indonesia dan Tania dari Tim Pendamping PT Surveyor Indonesia. (win/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *