Timnas Indonesia U-23 Kalah 0-3 dari Mali, Ini Evaluasi dan Catatan Indra Sjafri

BOGOR, viralsumsel.com Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, tetap melihat sejumlah catatan positif meski skuad Garuda Muda harus mengakui keunggulan Mali U-22 dengan skor telak 0-3 pada laga internasional yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (14/11/2025).

Laga ini menjadi bagian dari program persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand, di mana Timnas Indonesia berupaya meracik komposisi terbaik untuk menghadapi kompetisi utama tahun depan.

Maliyang dikenal memiliki kualitas fisik dan teknik mumpuniberhasil mengemas tiga gol lewat aksi Dan Sinate, Wilson Samake, dan Moulaye Haidara.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Indra mengakui bahwa hasil tersebut jauh dari memuaskan, namun ia menilai secara permainan tim tidak tampil buruk.

“Secara hasil tentu kami tidak puas. Tiga gol yang terjadi adalah konsekuensi dari kesalahan-kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Tapi secara keseluruhan, tim tidak bermain jelek. Ada beberapa hal baik yang bisa kami ambil,” ujar Indra.

Baca Juga :  Muba Raih Medali Peparprov Pertama dari Enrico

Menurutnya, menghadapi tim dengan kualitas individu dan organisasi permainan seperti Mali, sedikit kelengahan saja dapat berbuah petaka.

“Kalau melawan tim dengan level seperti Mali, kesalahan kecil bisa berdampak besar. Itulah yang terjadi,” tambahnya.

Berbeda dengan dua laga uji coba sebelumnya melawan India pada Oktober lalu, pada pertandingan ini Indra hanya melakukan lima pergantian pemain sesuai regulasi yang telah disepakati kedua tim. Kondisi tersebut membuat sejumlah pemain belum mendapatkan kesempatan tampil.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan rotasi besar-besaran pada laga kedua melawan Mali, Selasa (18/11/2025), Indra belum memberi bocoran.

“Kita lihat dalam dua hari ke depan. Masih banyak pemain yang belum dimainkan. Apakah akan ada perubahan susunan pemain, nanti kami putuskan setelah evaluasi,” ujarnya.

Dari total 23 pemain yang disiapkan untuk pertandingan, dua nama absen mencolok adalah Rayhan Hannan dan Arkhan Fikri. Keduanya masih dalam proses pemulihan cedera.

Baca Juga :  Kembali Rotasi Lini Depan, Ini Line Up Sriwijaya FC Hadapi PSMS

“Arkhan butuh sekitar satu minggu lagi. Hasil USG terakhir menunjukkan progres positif pada cedera hamstring-nya. Untuk Hannan, sebenarnya kondisinya sudah cukup baik, tapi kami tidak ingin mengambil risiko,” jelas Indra.

Pernyataan sang pelatih turut diamini pemain Timnas U-22 sekaligus gelandang Bali United, Rahmat Arjuna, yang menilai timnya telah menunjukkan usaha maksimal.

“Kami tadi sebenarnya bermain cukup bagus, tapi kebobolan tiga gol. Teman-teman sudah bekerja keras. Kami akan evaluasi kekurangan dan mempertahankan hal-hal baik yang sudah ditunjukkan,” ucapnya.

Timnas U-22 Indonesia akan kembali menghadapi Mali pada pertandingan kedua yang diprediksi akan menjadi kesempatan rotasi skuad serta pematangan taktik menjelang SEA Games 2025. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *