LONDON, viralsumsel.com – Klub asal Inggris, Tottenham Hotspur, akhirnya meraih kemenangan perdana di bawah asuhan pelatih baru Igor Tudor setelah menundukkan Atlético Madrid dengan skor 3-2 pada leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.
Namun, kemenangan tersebut belum cukup untuk membawa Spurs melangkah lebih jauh karena kalah agregat 5-7.
Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, tuan rumah tampil penuh determinasi sejak awal laga demi mengejar defisit agregat.
Tottenham sebenarnya sempat berada dalam tekanan ketika Atletico mencetak gol cepat melalui Ademola Lookman, namun dianulir karena offside.
Upaya Spurs akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Umpan matang dari Mathys Tel berhasil dimaksimalkan oleh Randal Kolo Muani lewat sundulan akurat yang membawa Tottenham unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin berlangsung sengit. Atletico Madrid berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-47 melalui sepakan tajam Julián Álvarez setelah menerima umpan dari Ademola Lookman.
Namun, respon cepat diperlihatkan Tottenham. Hanya lima menit berselang, Xavi Simons mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti untuk kembali membawa Spurs unggul 2-1.
Laga terus berjalan dalam tempo tinggi dengan kedua tim saling jual beli serangan. Atletico kembali menyamakan skor pada menit ke-75 melalui sundulan Dávid Hancko yang memanfaatkan situasi bola mati.
Di penghujung pertandingan, Tottenham mendapatkan hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang.
Xavi Simons yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-90, sekaligus memastikan kemenangan 3-2 bagi tuan rumah.
Meski berhasil menang di laga ini, Tottenham tetap harus tersingkir dari Liga Champions karena kalah agregat 5-7 dari Atletico Madrid. Hasil ini menjadi pukulan bagi Spurs yang sebenarnya tampil cukup impresif di leg kedua.
Di sisi lain, Atletico Madrid berhak melaju ke babak perempat final meski harus menelan kekalahan di pertandingan ini. Tim asuhan Diego Simeone menunjukkan konsistensi berkat keunggulan besar yang mereka raih di leg pertama.
Penampilan solid sepanjang laga membuat Julián Álvarez dinobatkan sebagai Man of the Match.
Pelatih Tottenham Igor Tudor mengungkapkan bahwa kemenangan ini menjadi modal penting bagi timnya untuk bangkit di pertandingan berikutnya.
Ia menilai para pemain telah menunjukkan karakter dan semangat juang tinggi meski hasil akhir tidak berpihak. (bbs)











