Tumbangkan DKI Jakarta, Tangerang Amankan Tiket Semifinal Piala Pertiwi 2025 U14 & U16 All Stars

OLAHRAGA286 Dilihat

Kudus, viralsumsel.com  Tim All Stars Tangerang mencatatkan sejarah manis di ajang HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 U14 & U16 All Stars, usai berhasil mengalahkan tim kuat DKI Jakarta dengan skor tipis 1-0 dalam laga perempat final yang digelar di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, Jumat pagi.

Gol semata wayang yang membawa Tangerang melaju ke semifinal dicetak oleh Febri Arum pada menit ke-21, memanfaatkan kelengahan di lini belakang lawan. Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang tinggi bisa menjadi pembeda dalam pertandingan kompetitif.

Disiplin Taktikal Jadi Kunci

Pelatih Tangerang, Saronih, mengungkapkan bahwa meski secara kualitas permainan tim Jakarta unggul, namun mentalitas dan motivasi pemain Tangerang menjadi kunci utama kemenangan mereka.

“Alhamdulillah, kemenangan hari ini tidak lepas dari semangat luar biasa anak-anak. Secara permainan, tim DKI luar biasa—mereka teknis, cepat, dan terorganisir. Tapi kami unggul di aspek mental dan penerapan taktik. Anak-anak bermain dengan sangat disiplin dan mengikuti instruksi dengan baik,” ujar Saronih.

Ia menambahkan, keberhasilan lini tengah Tangerang dalam menekan alur serangan Jakarta menjadi salah satu faktor penting yang mematikan kreativitas lawan. “Kami menutup ruang-ruang yang biasanya jadi kekuatan DKI. Itu membuat mereka tidak bisa mengembangkan permainan seperti biasa,” jelasnya.

Baca Juga :  Manchester City Bantai Wolves 4-0, Haaland Jadi Bintang di Molineux

DKI Jakarta Akui Keunggulan Lawan

Dari kubu lawan, pelatih DKI Jakarta, Ricky Riskandi, memberikan apresiasi atas penampilan impresif tim Tangerang. Ia mengakui bahwa meskipun telah mempersiapkan diri dengan baik, situasi di lapangan berkata lain.

“Kami sudah mengantisipasi cara main Tangerang, bahkan sudah membahas semuanya sejak malam sebelumnya. Tapi tekanan dan mental bertanding pagi ini membuat rencana kami tidak berjalan optimal. Gol cepat dari Tangerang cukup mengguncang konsentrasi pemain kami,” ungkap Ricky.

Meski kecewa, Ricky menilai kekalahan ini adalah pelajaran penting bagi para pemain muda Jakarta untuk terus berkembang dan memperkuat mental bertanding di turnamen-turnamen selanjutnya.

Refleksi dari Sang Pemain: Komunikasi dan Kerja Sama Tim

Salah satu pemain Jakarta, Debby Alvani Zanaya, juga menyampaikan evaluasi usai kekalahan tersebut. Ia menyoroti kurangnya komunikasi antarpemain dan koordinasi di lini tengah maupun belakang sebagai faktor penghambat performa tim.

“Kami masih kurang dalam hal komunikasi dan kerja sama tim. Hal-hal seperti memberi instruksi, cover satu sama lain, dan passing yang akurat harus lebih kami tingkatkan lagi. Ini PR besar buat kami ke depan,” ucap Debby.

Baca Juga :  Timnas U-23 Fokus Pemulihan Setibanya di Korsel

Ia menegaskan bahwa kekompakan tim dan kesiapan mental harus menjadi prioritas dalam pembinaan pemain muda, agar bisa tampil lebih percaya diri dan solid di lapangan.

Tantangan Berat di Semifinal: Papua Menanti

Usai memastikan tiket semifinal, Tangerang dijadwalkan menghadapi Papua, yang sebelumnya sukses menyingkirkan Yogyakarta di laga perempat final lainnya. Menyikapi laga penting itu, pelatih Saronih menegaskan bahwa motivasi dan semangat juang harus lebih besar dari sebelumnya jika ingin mengatasi kekuatan tim Papua.

“Saya sudah tekankan kepada anak-anak, melawan Papua bukan perkara mudah. Kalau motivasi mereka tidak seribu persen, saya bilang kami akan kalah. Tapi kalau mereka bisa bangkitkan semangat melebihi lawan, saya yakin kami bisa melangkah lebih jauh,” tegasnya.

Dengan semangat dan konsistensi permainan yang sudah ditunjukkan sejauh ini, Tangerang menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar juara Piala Pertiwi 2025 U14 & U16 All Stars. (pssi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *