Turki Tundukkan Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup Grup D, Arda Guler Bersinar dan Kaan Ayhan Jadi Pahlawan

VIRALSUMSEL.COM – Timnas Turki menutup perjalanan mereka di Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan dramatis. Meski sudah dipastikan gagal melangkah ke fase gugur, Turki sukses menaklukkan juara Grup D, Amerika Serikat, dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga detik terakhir.

Laga yang digelar di Los Angeles itu menyajikan drama lima gol. Gol penentu kemenangan Turki baru tercipta pada menit kedelapan masa injury time melalui sepakan Kaan Ayhan, memastikan tim berjuluk Ay-Yıldızlılar pulang dengan kepala tegak meski harus mengakhiri kiprahnya di fase grup.

Sementara itu, kekalahan tersebut tidak memengaruhi posisi Amerika Serikat yang tetap finis sebagai pemuncak klasemen Grup D dan berhak melaju ke babak 32 besar.

Amerika Serikat Langsung Menggebrak

Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino melakukan rotasi besar-besaran dalam pertandingan ini. Setelah memastikan tiket ke fase gugur usai mengalahkan Australia pada laga sebelumnya, ia memberi kesempatan kepada sejumlah pemain pelapis untuk tampil sejak menit pertama.

Strategi tersebut langsung membuahkan hasil cepat. Saat pertandingan baru berjalan tiga menit, Amerika Serikat berhasil membuka keunggulan melalui Auston Trusty.

Berawal dari sepak pojok yang dikirim Sebastian Berhalter, Trusty memenangkan duel udara sebelum menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol dengan tendangan kaki kiri yang gagal diantisipasi pertahanan Turki.

Gol cepat itu sempat membuat Amerika Serikat berada di atas angin.

Arda Guler Bangkitkan Semangat Turki

Meski tertinggal sejak awal pertandingan dan sudah dipastikan tersingkir dari turnamen, Turki tidak kehilangan semangat. Tim asuhan Vincenzo Montella justru mampu memberikan respons cepat.

Baca Juga :  Top Skor Serie A 2025/26: Christian Pulisic dan Marcus Thuram Bersaing di Puncak

Pada menit ke-10, Arda Guler menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Eropa.

Melalui kerja sama apik bersama Baris Yilmaz, gelandang muda tersebut berhasil menembus lini pertahanan Amerika Serikat sebelum melepaskan penyelesaian dingin yang mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut tidak hanya menghidupkan kembali semangat Turki, tetapi juga mencatatkan sejarah baru. Arda Guler resmi menjadi pemain termuda yang berhasil mencetak gol bagi Turki di ajang Piala Dunia.

Baris Yilmaz Balikkan Keadaan

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Turki semakin percaya diri mengembangkan permainan. Sebaliknya, lini pertahanan Amerika Serikat terlihat beberapa kali kehilangan koordinasi akibat banyaknya perubahan susunan pemain.

Memasuki menit ke-31, Eren Elmali mengirimkan umpan matang ke area pertahanan lawan. Baris Yilmaz yang menerima bola sukses memanfaatkan ruang kosong sebelum menaklukkan penjaga gawang Amerika Serikat.

Gol tersebut membawa Turki berbalik unggul 2-1 sekaligus membuat pendukung tuan rumah terdiam. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Berhalter Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-49.

Sebastian Berhalter, yang sebelumnya mencatatkan assist pada gol pertama, kini mencatatkan namanya di papan skor. Melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, Berhalter sukses mengembalikan kedudukan menjadi 2-2.

Gol tersebut membuat pertandingan kembali berjalan terbuka dengan kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya.

Gol Dramatis Ayhan di Injury Time

Melihat timnya kesulitan menembus pertahanan lawan, Mauricio Pochettino memasukkan sejumlah pemain inti, termasuk Christian Pulisic.

Kehadiran Pulisic membuat lini serang Amerika Serikat lebih hidup dan beberapa kali mengancam gawang Turki. Namun, ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Turki justru menciptakan kejutan.

Baca Juga :  Persija Targetkan Tiga Poin dari Markas Borneo FC

Pada menit 90+8, Kaan Ayhan muncul sebagai pahlawan. Memanfaatkan situasi di depan gawang, bek berpengalaman tersebut berhasil mencetak gol kemenangan yang memastikan Turki mengakhiri turnamen dengan raihan tiga poin.

Gol tersebut disambut sukacita para pemain dan pendukung Turki yang tetap memberikan dukungan hingga peluit panjang dibunyikan.

Amerika Serikat Tetap Juara Grup D

Meski menelan kekalahan, Amerika Serikat tetap mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen Grup D. Dari tiga pertandingan, Amerika Serikat mengoleksi enam poin hasil dua kemenangan dan satu kekalahan.

Australia menempati posisi kedua dengan empat poin dan berhak mendampingi Amerika Serikat ke babak berikutnya.

Sementara Paraguay harus puas berada di posisi ketiga dengan empat poin, kalah dalam perhitungan penentuan klasemen, sedangkan Turki finis di posisi juru kunci dengan tiga poin meski berhasil menutup turnamen dengan kemenangan.

Catatan Statistik

Di balik kekalahan tersebut, Amerika Serikat tetap mencatatkan rekor positif.

Delapan gol yang mereka ciptakan sepanjang fase grup menjadi pencapaian terbaik sepanjang sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia.

Rekor tersebut melampaui koleksi tujuh gol yang sebelumnya dicetak pada Piala Dunia 1930 dan kembali disamai pada edisi 2002.

Sementara itu, penampilan impresif Arda Guler membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Superior Player of the Match) berkat kontribusinya dalam membangkitkan permainan Turki dan mencetak gol bersejarah bagi negaranya. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *