UNSRI Oldstar Jadi “Kuda Hitam”, Laskar Akademisi Melaju ke Babak 8 Besar Siti Fatimah Cup 2026

PALEMBANG, viralsumsel.com – Tim sepak bola veteran UNSRI Oldstar terus menunjukkan performa meyakinkan dalam ajang turnamen antar legenda sepak bola Siti Fatimah Cup 2026.

Tampil tanpa banyak sorotan sejak awal kompetisi, skuad yang dikenal dengan julukan “Laskar Akademisi” justru berhasil membalikkan prediksi dengan memastikan diri melaju ke babak 8 besar.

Perjalanan UNSRI Oldstar menuju fase gugur tak didapat dengan mudah. Mereka harus melewati persaingan ketat di babak penyisihan grup, termasuk menghadapi tim tuan rumah SIFAT A yang tampil agresif di depan pendukung sendiri. Namun berbekal pengalaman, kedisiplinan permainan, dan mental bertanding yang matang, UNSRI Oldstar mampu tampil konsisten hingga mengamankan tiket sebagai runner-up Grup C.

Keberhasilan tersebut membuat UNSRI Oldstar kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat. Di babak 8 besar nanti, mereka dijadwalkan bertemu dengan juara Grup D, PSDA FC, dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.

Sejak turnamen dimulai, UNSRI Oldstar memang tidak masuk dalam daftar tim unggulan. Namun justru dari situ kekuatan tim ini terlihat. Semangat juang tinggi, kekompakan antarpemain, serta pengalaman para pemain senior menjadi modal utama yang membuat mereka tampil efektif di setiap pertandingan.

Pada laga terakhir fase grup, permainan kolektif UNSRI Oldstar tampil sangat disiplin. Barisan pertahanan mampu menjaga area belakang dengan solid dan minim kesalahan. Di lini tengah, distribusi bola berjalan baik, sementara para pemain depan mampu memaksimalkan peluang yang tercipta menjadi ancaman nyata bagi lawan.

Baca Juga :  Pelatih Sepak Bola Muda di Spanyol Meninggal karena Corona

Atmosfer pertandingan juga semakin hidup berkat dukungan para suporter dan alumni Universitas Sriwijaya yang hadir memberikan semangat langsung di pinggir lapangan. Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi tim untuk menjaga fokus hingga peluit akhir.

Head Coach UNSRI Oldstar, M. Patra, mengaku bersyukur atas hasil positif yang diraih timnya. Menurut dia, keberhasilan menembus babak delapan besar merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain, jajaran pelatih, hingga dukungan besar keluarga Universitas Sriwijaya.

“Alhamdulillah, perjuangan tim membuahkan hasil. Kami datang dengan semangat kebersamaan dan ingin memberikan yang terbaik untuk kampus Unsri. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami semua,” ujar M. Patra.

Sementara itu, Asisten Pelatih Dr. Rizky Tirta Adhiguna, yang juga dosen Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, mengatakan status sebagai tim kuda hitam justru memberi motivasi tambahan bagi para pemain untuk terus memberikan kejutan.

Menurutnya, capaian ini sekaligus mempertegas bahwa atmosfer sepak bola di lingkungan Universitas Sriwijaya terus tumbuh dan berkembang. Kehadiran UNSRI UNITED tidak hanya sebagai klub yang berlaga di kompetisi Liga 4 Indonesia, tetapi juga sebagai wadah bagi civitas akademika dan alumni untuk menyalurkan minat, bakat, hingga hobi sepak bola, terutama bagi usia di atas 30 tahun.

Baca Juga :  PSSI Pecat Indra Sjafri!

“Status kuda hitam justru jadi motivasi untuk terus memberi kejutan. Di Unsri banyak mantan pemain veteran, baik dosen, tenaga kependidikan maupun alumni, yang sampai sekarang masih sangat bugar dan punya kualitas bermain yang baik. Dengan pengalaman dan mental bertanding yang matang, kami siap menghadapi tantangan berikutnya,” ujarnya.

Optimisme kini semakin menguat di internal tim maupun kalangan pecinta sepak bola Sumatera Selatan. Banyak yang berharap UNSRI Oldstar mampu menjaga momentum positif dan terus melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi antar legenda tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan kepercayaan diri yang terus tumbuh, “Laskar Akademisi” kini bersiap menatap partai 8 besar dengan keyakinan penuh. Bila mampu mempertahankan performa impresif, bukan tidak mungkin UNSRI Oldstar akan terus melaju dan menghadirkan kejutan besar di Siti Fatimah Cup 2026. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *