VIRALSUMSEL.COM – Babak 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan dua cerita besar dari dua raksasa Semenanjung Iberia. Spanyol dan Portugal sama-sama memastikan tiket ke babak 16 besar usai menyingkirkan lawan masing-masing dengan cara berbeda, sekaligus menyiapkan duel akbar yang dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti di turnamen ini.
Di Los Angeles Stadium, Spanyol tampil meyakinkan dengan mengalahkan Austria 3-0 berkat permainan kolektif yang impresif dan penampilan gemilang wonderkid Lamine Yamal. Sementara di Toronto Stadium, Portugal harus berjuang hingga masa injury time sebelum akhirnya menundukkan Kroasia 2-1 lewat gol Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos.
Dua kemenangan tersebut memastikan tersajinya Derby Iberia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, mempertemukan dua tim yang sama-sama difavoritkan melangkah jauh di turnamen.
Lamine Yamal Kembali Tunjukkan Kelasnya
Spanyol kembali membuktikan diri sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang Piala Dunia 2026. Menghadapi Austria, pasukan Luis de la Fuente tampil dominan sejak awal pertandingan.
Motor serangan La Roja, Lamine Yamal, kembali menjadi pusat perhatian lewat aksi-aksi individunya yang memukau sepanjang 85 menit berada di lapangan.
Pemain muda Barcelona tersebut terus merepotkan lini pertahanan Austria melalui kecepatan, kreativitas, serta visi bermain yang matang meski usianya masih sangat muda.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, bahkan kembali memberikan pujian tinggi kepada Yamal dengan menyebutnya sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki sepak bola dunia saat ini.
Selain Yamal, Mikel Oyarzabal kembali menunjukkan ketajamannya.
Penyerang Spanyol itu berhasil menambah koleksi golnya menjadi empat sepanjang turnamen, membuat namanya semakin dekat dalam persaingan perebutan adidas Golden Boot bersama Kylian Mbappe, Lionel Messi, Harry Kane, dan Erling Haaland.
Tak hanya produktif di lini depan, Spanyol juga tampil sangat solid dalam bertahan.
Kemenangan atas Austria menjadi clean sheet keempat secara beruntun yang dibukukan La Roja di Piala Dunia 2026.
Ronaldo Menangi Duel Lawan Modric
Sementara itu di Toronto, Portugal harus bekerja ekstra keras menghadapi Kroasia dalam pertandingan yang berlangsung penuh drama.
Laga tersebut juga menjadi momen emosional karena mempertemukan dua legenda Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric, yang sama-sama telah memasuki usia lebih dari 40 tahun.
Kroasia sempat unggul lebih dahulu melalui gol veteran Ivan Perisic. Portugal sebenarnya beberapa kali mengancam, bahkan Cristiano Ronaldo sempat mencetak gol yang akhirnya dianulir akibat offside.
Selecao akhirnya memperoleh peluang emas melalui titik penalti. Ronaldo yang dipercaya menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Portugal justru memastikan kemenangan melalui sundulan Goncalo Ramos pada masa injury time.
Drama belum berakhir ketika Josko Gvardiol sempat mencetak gol penyeimbang bagi Kroasia. Namun gol tersebut kembali dianulir setelah pemeriksaan offside, memastikan Portugal menang dramatis 2-1 sekaligus melaju ke babak 16 besar.
Ronaldo Ukir Rekor Baru Piala Dunia
Gol penalti yang dicetak Cristiano Ronaldo tak sekadar membawa Portugal lolos ke fase berikutnya.
Penyerang berusia 41 tahun itu juga mencatatkan sejarah baru sebagai pencetak gol tertua dalam pertandingan fase gugur Piala Dunia FIFA.
Rekor tersebut sekaligus melampaui pencapaian mantan rekan setimnya di Portugal dan Real Madrid, Pepe, yang sebelumnya menjadi pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur saat berusia 39 tahun.
Gol tersebut juga menjadi gol pertama Ronaldo dalam sembilan penampilannya di fase knockout Piala Dunia sepanjang kariernya.
Unai Simon Pecahkan Rekor Walter Zenga
Tak hanya Ronaldo yang mencatatkan sejarah. Kiper Spanyol Unai Simon juga berhasil mengukir rekor baru setelah mencatat clean sheet kelima secara beruntun di Piala Dunia.
Catatan tersebut menyamai rekor legenda Italia Walter Zenga. Bahkan Unai Simon kini resmi melewati rekor Zenga dalam jumlah menit tanpa kebobolan di putaran final Piala Dunia.
Kiper Athletic Bilbao itu telah membukukan 519 menit tanpa kebobolan, melewati rekor Walter Zenga yang bertahan selama puluhan tahun dengan 517 menit.
Derby Iberia Siap Membara
Dengan keberhasilan masing-masing, Spanyol dan Portugal kini dipastikan saling berhadapan pada babak 16 besar. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di Piala Dunia FIFA 2026.
Di satu sisi ada kreativitas Lamine Yamal yang sedang berada dalam performa terbaiknya. Di sisi lain, Portugal masih mengandalkan pengalaman Cristiano Ronaldo yang terus membuktikan dirinya tetap mampu menjadi pembeda di usia 41 tahun.
Duel dua negara bertetangga ini diyakini akan menyedot perhatian dunia karena mempertemukan dua kandidat kuat juara yang sama-sama memiliki kualitas individu maupun kolektivitas permainan yang luar biasa.
Sementara itu, pertandingan babak 32 besar lainnya akan mempertemukan Australia melawan Mesir, Argentina menghadapi Tanjung Verde, serta Kolombia kontra Ghana. (bbs)










