731 Orang Atlet Palembang Dapat Bonus Dari Walikota

Viralsumsel.com, Palembang-Sebagai bentuk apresiasi, Walikota Palembang memberikan bonus kepada para atlet Porprov dan Peparprov total 731 orang, Kamis (21/4/2022).

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Kadispora) Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, sebanyak 386 medali diantaranya meliputi 347 medali dari Porprov dan 39 dari Peparprov.

Adapun 347 medali yang berhasil di bawa pulang dari Porprov tersebut meliputi 126 medali emas, 97 medali perak, dan 124 medali perunggu. Sedangkan untuk Peparprov berhasil membawa pulang 9 medali emas, 19 medali perak, dan 11 perunggu dengan tot 39 medali.

Isnaini mengatakan bahwa jumlah penerima bonus atlet tersebut sebanyak 731 orang. Sebab, dari cabang olahraga yang dipertandingkan berupa atlet ganda, regu kecil, hingga regu besar.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan Fitriyanti Agustinda–Nandriani dan Yudha Pratomo–Baharudin, Sidang Sengketa Pilkada 2024, Ratu Dewa– Prima Salam Dipastikan Segera dilantik

“Total yang menerima ada 731 orang, karena ada cabor itu yang ganda, beregu, atau kelompok ya,” katanya.

kemudian, terkait besaran bonus yang diterima, untuk perseorangan, atlet peraih medali emas Rp15 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu Rp7,5 juta. Sedangkan untuk atlet ganda, medali emas Rp10 juta, perak Rp7 juga, dan perunggu Rp6 juta.

Lalu ada atlet regu kecil 3-8 orang menerima bonus sebesar Rp5,5 juta untuk emas, Rp4 juta perak, dan Rp2,5 juta perunggu. Regu besar 9-30 orang, medali emas Rp4 juta, perak Rp2,5 juta, dan perunggu Rp1,5 juta.

Besaran bonus tersebut akan diberikan kepada setiap atlet berprestasi melalui akun rekening bank masing-masing. “Tahun ini beda, kalau yang regu itu tidak kita berikan per regu melainkan tetap individu atau perorangan,” katanya.

Baca Juga :  Peringatan HDI dan HKSN 2023, Pj Gubernur Agus Fatoni Bersama Pj Ketua TP PKK Tyas Fatoni Salurkan Bantuan Kepada Para Penyandang Disabilitas

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, ia meminta kepada atlet untuk berkembang hingga berprestasi ke kancah Internasional. “Jangan terbatas hanya di provinsi, harus meningkat hingga nasional, dan bahkan internasional harus,” katanya. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *