DEPOK, viralsumsel.com – Kejutan datang dari Sriwijaya FC menjelang dimulainya putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.
Klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tersebut resmi menggelar pemusatan latihan atau Training Camp (TC) di kawasan Sawangan, Depok. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan serius tim berjuluk Elang Andalas menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Tak hanya menggelar TC di luar Palembang, manajemen Sriwijaya FC juga tengah mempertimbangkan opsi berani, yakni memindahkan sisa empat pertandingan kandang ke wilayah Depok atau sekitarnya. Wacana ini muncul sebagai respons terhadap kondisi finansial klub yang masih belum stabil.
Keputusan menggelar TC di Depok dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga fokus dan efisiensi tim. Selain memusatkan persiapan teknis, langkah tersebut juga diharapkan mampu mengurangi berbagai biaya operasional yang selama ini cukup membebani klub.
Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Anggoro Prajesta, menegaskan bahwa rencana pemindahan laga kandang tersebut masih dalam tahap kajian. Menurutnya, banyak aspek yang perlu dipertimbangkan sebelum keputusan final diambil.
“Semua masih dalam tahap pemikiran dan pertimbangan. Banyak faktor yang harus dilihat ke depan, baik dari sisi teknis, finansial, maupun regulasi kompetisi,” ujar Anggoro.
Senada dengan itu, Sekretaris PT SOM yang juga menjabat Ketua Panpel laga home Sriwijaya FC, Faisal Mursyid, mengakui bahwa opsi relokasi pertandingan memang cukup realistis untuk dilakukan.
“Masalah utamanya memang terkait efisiensi waktu dan biaya. Jika rencana ini dijalankan, artinya laga home Sriwijaya FC akan digelar di Depok, sementara panitia pelaksana di Palembang akan beristirahat sementara,” jelas Faisal.
Motivasi Baru di Bawah Arahan Iwan Setiawan
Dalam TC di Depok, Sriwijaya FC mendapat tambahan energi positif dengan kehadiran pelatih senior Iwan Setiawan. Ia hadir memimpin langsung program latihan bersama tim kepelatihan lainnya, termasuk putranya, Gary Anggrana.
Kehadiran figur berpengalaman seperti Iwan Setiawan diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat juang para pemain. Apalagi Sriwijaya FC akan menghadapi jadwal padat di putaran ketiga, dengan total sembilan pertandingan yang terdiri dari empat laga kandang dan lima laga tandang.
Program TC ini tidak hanya difokuskan pada pemulihan kondisi fisik, tetapi juga pada penguatan mental bertanding serta pematangan taktik tim. Manajemen berharap momentum ini dapat menjadi titik balik performa Sriwijaya FC setelah melalui masa sulit di putaran sebelumnya.
Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, langkah strategis yang diambil manajemen menunjukkan keseriusan untuk tetap menjaga eksistensi Sriwijaya FC di kompetisi nasional. Dukungan suporter dan masyarakat Sumsel pun diharapkan tetap mengalir demi kebangkitan tim kebanggaan Wong Kito.
Dengan segala dinamika yang ada, putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 akan menjadi fase penentuan bagi Sriwijaya FC—baik dari sisi prestasi maupun keberlangsungan klub ke depan. (bbs)







