Pergantian Pelatih Sriwijaya FC Masih Proses, Nama Iwan Setiawan Belum Muncul di Sistem ILeague

PALEMBANG, viralsumsel.com – Proses pergantian pelatih kepala Sriwijaya FC jelang putaran ketiga Pegadaian Championship musim 2025/2026 masih terus berjalan.

Manajemen klub belum sepenuhnya merampungkan administrasi pendaftaran pelatih baru ke dalam sistem resmi kompetisi yang dikelola PT Liga Indonesia Baru (ILeague).

Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Anggoro Prajesta, mengonfirmasi bahwa pihaknya saat ini tengah memproses perubahan tersebut. Ia menjelaskan, belum tercantumnya nama Iwan Setiawan sebagai pelatih kepala di sistem ILeague bukan berarti keputusan belum diambil, melainkan masih dalam tahap administratif.

“Prosesnya masih berjalan,” ujar Anggoro singkat, menjelaskan alasan belum tercantumnya nama Iwan Setiawan dalam sistem ILeague dilansir dari berbagai sumber.

Pergantian pelatih ini dilakukan menyusul evaluasi menyeluruh terhadap performa Laskar Wong Kito pada putaran kedua. Sriwijaya FC gagal meraih hasil maksimal dalam sejumlah laga dan mencatatkan rekor kurang baik, termasuk dari sisi pertahanan yang kerap kebobolan.

Baca Juga :  PSIS Semarang Pinjam Striker Brasil Rafinha, Perkuat Lini Depan di Pegadaian Championship 2025/26

Sementara itu, mantan pelatih kepala Budi Sudarsono mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah mendengar isu pergantian pelatih sebelum tim menjalani pemusatan latihan (TC) di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Isu tersebut mencuat bersamaan dengan masuknya investor baru ke tubuh Sriwijaya FC.

Namun, pelatih yang pernah membela Sriwijaya FC sebagai pemain pada musim 2007/08 dan 2009/10 itu mengaku tidak pernah mendapatkan pemberitahuan resmi dari manajemen.

“Sampai sekarang tidak ada pihak manajemen yang menghubungi saya secara langsung,” ungkap mantan striker Timnas Indonesia tersebut dilansir dari berbagai sumber.

Mantan striker Timnas Indonesia yang dikenal dengan julukan Ular Piton dan Budigol itu juga menyampaikan harapannya kepada manajemen Sriwijaya FC agar segera menyelesaikan persoalan tunggakan gaji yang masih menjadi haknya.

Baca Juga :  Kendal Tornado FC Siap Hadapi Putaran Ketiga Pegadaian Championship, Kantongi Lima Laga Kandang

“Saya hanya berharap hak saya bisa segera diselesaikan. Saya yakin dan tahu bahwa dananya tersedia, tinggal bagaimana komitmen manajemen saat ini,” ujar pria kelahiran Kediri, 19 September 1979, yang dikenal dengan julukan Ular Piton dan Budigol.

Situasi ini menjadi perhatian publik sepak bola Sumatera Selatan. Selain berharap kebangkitan prestasi di lapangan, transparansi dan profesionalisme manajemen juga dinilai penting agar Sriwijaya FC kembali dipercaya sebagai klub besar yang dikelola secara sehat. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *