VIRALSUMSEL.COM, MALANG – Arema FC terus bergerak memperkuat komposisi skuad menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/27.
Tanpa banyak sorotan, manajemen Singo Edan kembali membuat gebrakan di bursa transfer dengan mendatangkan bek tengah asal Brasil, Diego Landis.
Pemain bertahan berusia 28 tahun tersebut resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Arema FC setelah didatangkan dari klub Liga Super Malaysia, Terengganu FC. Kehadirannya diharapkan mampu menambah soliditas lini belakang sekaligus memberikan pengalaman internasional bagi skuad asuhan Arema FC.
Diego Landis lahir di Paranavai, Brasil, pada 3 Mei 1998. Dengan postur menjulang setinggi 193 sentimeter, ia dikenal sebagai bek tengah yang memiliki keunggulan dalam duel udara, disiplin menjaga area pertahanan, serta mampu membantu membangun serangan dari lini belakang.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan utama Arema FC memilihnya sebagai bagian dari proyek tim untuk menghadapi ketatnya persaingan musim depan.
Sepanjang musim 2025/26 bersama Terengganu FC, Landis tampil cukup konsisten. Ia mencatatkan 31 pertandingan di seluruh kompetisi, menyumbangkan satu gol dan satu assist, serta hanya menerima dua kartu kuning sepanjang musim.
Catatan tersebut menunjukkan kontribusi Landis tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga saat membantu tim dalam situasi menyerang, terutama melalui bola-bola mati.
Perjalanan Karier Internasional
Sebelum berlabuh di Indonesia, Diego Landis memiliki pengalaman bermain di beberapa negara yang berbeda.
Karier profesionalnya dimulai bersama Desportivo Brasil pada periode 2017 hingga 2021. Saat masih berstatus pemain klub tersebut, ia sempat mendapatkan kesempatan berharga dengan menjalani masa peminjaman ke FC Porto B di Portugal pada rentang 2018 hingga 2020.
Pengalaman bermain di Eropa menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan kariernya sebagai bek modern yang mampu mengombinasikan kekuatan fisik dengan kemampuan distribusi bola.
Setelah kembali ke Brasil, Landis bergabung dengan Mirassol-SP pada 2021. Namun, ia kembali dipinjamkan ke Villa Nova sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan karier di Asia.
Petualangan Asia dimulai ketika ia bergabung dengan Chiangrai United di Liga Thailand. Selama dua musim di negeri Gajah Putih, performanya cukup stabil hingga kemudian direkrut Khon Kaen United pada 2024.
Setelah semusim membela Khon Kaen United, Landis melanjutkan karier ke Malaysia bersama Terengganu FC sebelum akhirnya menerima tawaran dari Arema FC.
Arema FC Optimistis
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut positif bergabungnya pemain asal Brasil tersebut.
Menurutnya, Landis merupakan sosok yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk memperkuat sektor pertahanan menghadapi kompetisi yang panjang dan penuh tantangan.
“Kami menyambut Diego Landis sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan kualitas, pengalaman, dan memperkuat kedalaman skuad di lini belakang,” ujar Yusrinal.
Ia menambahkan bahwa pengalaman Landis bermain di berbagai kompetisi internasional menjadi nilai lebih yang diyakini dapat membantu meningkatkan kualitas permainan Arema FC secara keseluruhan.
“Kami percaya Diego memiliki karakter bermain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Pengalamannya bermain di beberapa negara menjadi modal penting untuk membantu tim menghadapi musim yang kompetitif,” tambahnya.
Tambahan Kekuatan untuk Singo Edan
Kedatangan Diego Landis menjadi sinyal keseriusan Arema FC dalam membangun skuad yang kompetitif untuk musim 2026/27.
Dengan pengalaman bermain di Brasil, Portugal, Thailand, hingga Malaysia, bek bertubuh jangkung tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama pertahanan Singo Edan.
Kini, tantangan berikutnya bagi Landis adalah beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia serta tuntutan tinggi dari suporter Arema FC yang selalu berharap tim kebanggaannya mampu bersaing di papan atas kompetisi nasional. (lib)






