JEPARA, viralsumsel.com – Persijap Jepara dipastikan tidak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-7 BRI Super League 2025/26.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (27/9) malam. Dua pemain asing andalan Persijap, Alexis Gomez dan Carlos Franca, dipastikan absen karena alasan berbeda.
Kehilangan keduanya menjadi ujian serius bagi tim asuhan pelatih Mario Lemos, mengingat peran mereka selama ini cukup vital di lini tengah dan lini serang.
Absennya Alexis Gomez sudah dapat diprediksi sejak beberapa pekan lalu. Gelandang serang asal Argentina itu menjalani sanksi larangan tampil setelah menerima kartu merah langsung pada laga pekan ke-4 kontra Arema FC di Jepara. Ia terlibat insiden dengan pemain Arema, Betinho, yang membuat wasit mengusirnya dari lapangan.
Sanksi disiplin membuat Alexis tak bisa memperkuat Persijap hingga laga melawan Persik, sehingga total sudah tiga pertandingan ia lewatkan.
Sementara itu, Carlos Franca harus menepi akibat akumulasi kartu kuning. Striker asal Brasil tersebut sudah mengoleksi empat kartu dalam enam laga awal musim, masing-masing pada pekan pertama, kedua, kelima, dan keenam. Situasi ini membuatnya otomatis absen satu pertandingan sesuai regulasi kompetisi.
Kehilangan Franca tentu sangat merugikan Persijap. Pasalnya, penyerang berusia 29 tahun itu adalah mesin gol utama tim dengan torehan tiga gol dari enam penampilan.
Ia mencetak gol melawan PSM Makassar di pekan pertama, Persib Bandung di pekan kedua, dan Persita Tangerang di pekan keenam. Hebatnya, Franca selalu dipercaya tampil penuh 90 menit, total 540 menit bermain sejauh ini.
Tanpa kehadiran dua pilar asing tersebut, Persijap harus mencari alternatif di lini tengah dan depan. Tugas berat menanti Mario Lemos untuk meramu strategi agar tim tetap kompetitif menghadapi Persik yang datang dengan motivasi tinggi.
Hingga pekan ke-6, Persijap berada di peringkat 10 klasemen sementara dengan koleksi 8 poin. Hasil di laga melawan Persik akan sangat berpengaruh pada posisi mereka di papan tengah, sekaligus menguji kedalaman skuad Laskar Kalinyamat. (Lib)






