OKI, viralsumsel.com – Rezeki memang kerap datang di saat yang tak terduga. Itulah yang dirasakan Nurmala Dewi (35), tenaga honorer di Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang mengalami momen tak terlupakan usai mengikuti pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, Senin pagi (29/12/2025).
Dalam prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati OKI, Muchendi, Nurmala bukan hanya resmi menyandang status sebagai PPPK paruh waktu, tetapi juga membawa pulang hadiah istimewa. Ia mendapatkan satu unit sepeda motor melalui undian yang disiapkan khusus oleh pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai yang telah lama mengabdi.
Bupati Muchendi menyampaikan bahwa pemberian hadiah tersebut merupakan simbol penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan ketekunan para tenaga honorer yang selama bertahun-tahun setia menjalankan tugasnya.
“Harapannya, dengan fasilitas ini, semangat kerja dan kinerja para pegawai semakin meningkat,” ujar Muchendi, didampingi Ketua TP PKK OKI, Ike Muchendi.
Mendapatkan kejutan tersebut, Nurmala tampak tak kuasa menahan haru. Ia sempat terdiam, lalu tersenyum sambil meneteskan air mata di hadapan peserta pelantikan lainnya.
Ia mengaku sama sekali tidak menyangka akan menerima hadiah sepeda motor pada hari yang sudah terasa sangat bersejarah dalam hidupnya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati. Ini benar-benar di luar dugaan,” tuturnya dengan suara bergetar.
Perjalanan Nurmala hingga mencapai titik ini bukanlah hal yang mudah. Sejak 2017, ia telah mengabdi sebagai tenaga honorer. Sebagai seorang ibu dari dua anak, ia harus pandai membagi waktu antara pekerjaan dan tanggung jawab keluarga.
Beberapa kali mencoba peruntungan melalui seleksi CPNS, hasilnya belum berpihak, namun hal itu tidak mematahkan semangatnya untuk terus bekerja dan mengabdi.
Ia menilai masa-masa sebagai honorer telah membentuk mental dan komitmennya sebagai aparatur pelayanan publik. “Saya tetap bangga bisa mengabdi, meski tantangannya tidak ringan. Semua ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM OKI, Antonius Leonardo, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 pemerintah daerah mengusulkan sebanyak 4.600 formasi PPPK paruh waktu. Formasi tersebut didominasi oleh tenaga teknis sebanyak 3.002 orang, disusul tenaga kesehatan 962 orang, dan tenaga pendidik atau guru sebanyak 600 orang.
Antonius juga menyebutkan bahwa tidak semua peserta dapat mengikuti pengukuhan hingga tuntas. Beberapa di antaranya mengundurkan diri, tidak aktif, telah memasuki masa pensiun, atau meninggal dunia.
Kisah Nurmala Dewi menjadi potret nyata bahwa ketekunan, kesabaran, dan dedikasi yang dijalani dalam diam pada akhirnya akan menemukan jalannya sendiri. Sebuah pengingat bahwa pengabdian yang tulus tidak pernah benar-benar luput dari perhatian. (zep)







