BANDA ACEH, viralsumsel.com – Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan duel kontra Persiraja Banda Aceh sebagai pertandingan yang bernilai seperti partai final.
Laga pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Sabtu (14/2) malam, disebut menjadi momen penting dalam menentukan arah perjalanan kedua tim di putaran ketiga.
Pertemuan ini merupakan yang ketiga musim ini. Pada laga pembuka di Stadion Kaharuddin Nasution, PSPS sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0.
Namun di putaran kedua, Persiraja membalas dengan kemenangan 4-2 di Lampineung. Situasi tersebut membuat pertandingan kali ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga ajang pembuktian dan penentu keseimbangan rekor head-to-head.
Aji menilai atmosfer pertandingan akan berlangsung panas mengingat kedua tim sama-sama ingin menjaga momentum. Menurutnya, fase putaran ketiga selalu menghadirkan tekanan lebih besar karena setiap poin sangat berpengaruh terhadap posisi akhir klasemen.
“Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Rekor pertemuan masih berimbang, jadi laga ketiga menjadi penentu. Kami datang dengan tekad kuat untuk mendapatkan hasil maksimal,” ujar Aji.
Pelatih berpengalaman itu menekankan bahwa timnya tak hanya memburu kemenangan, tetapi juga ingin menunjukkan konsistensi permainan. PSPS yang masih berada di papan bawah klasemen menyadari pentingnya mencuri poin demi menjaga asa bersaing di sisa kompetisi.
Target realistis pun dipasang. Minimal satu poin dianggap cukup berharga, namun ambisi meraih kemenangan tetap menjadi prioritas utama. Untuk menunjang target tersebut, Aji memastikan seluruh pemain baru sudah dapat dimainkan dan siap memberikan kontribusi langsung.
Kekalahan dengan kebobolan empat gol pada pertemuan sebelumnya menjadi bahan evaluasi serius tim pelatih. Koordinasi lini belakang, komunikasi antarpemain, serta transisi bertahan menjadi fokus pembenahan dalam dua pekan terakhir.
“Kami sudah membedah kesalahan pada laga sebelumnya. Detail kecil yang menyebabkan kebobolan telah kami perbaiki. Harapannya, pertahanan lebih solid dan tidak mudah ditembus,” jelasnya.
Laga ini juga mempertemukan dua sosok pelatih senior, Aji Santoso dan Jaya Hartono. Aji mengaku memiliki hubungan personal yang baik dengan Jaya, bahkan pernah bermain bersama. Ia menilai pelatih Persiraja tersebut sebagai figur berpengalaman yang memiliki kapasitas taktikal mumpuni.
Sementara itu, pemain PSPS, Asir Asiz, menyebut timnya telah menjalani latihan dengan intensitas tinggi. Ia menegaskan seluruh pemain siap menghadapi tekanan bermain di kandang lawan dan berkomitmen memberikan performa terbaik.
Duel ini diprediksi berlangsung sengit dan penuh tensi, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi dan menjaga peluang di Pegadaian Championship musim ini. (bbs)






