JAKARTA, viralsumsel.com — PSPS Pekanbaru terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya kompetisi Championship 2026/27. Setelah menjalani pemusatan latihan di Jakarta dan sejumlah pertandingan uji coba, skuad berjuluk Askar Bertuah kini menyisakan satu laga pramusim sebelum memasuki pertandingan resmi.
Laga uji coba terakhir tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026. PSPS Pekanbaru akan bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya.
Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi tim pelatih dan manajemen PSPS untuk melihat sejauh mana kesiapan skuad setelah menjalani rangkaian program pramusim.
Terlebih, PSPS Pekanbaru sudah ditunggu pertandingan perdana Championship 2026/27. Mereka akan menghadapi PSIS Semarang pada 11 September 2026.
Manajer PSPS Pekanbaru, Miftakhul F.S., menilai laga kontra Persela memiliki arti penting karena menjadi pertandingan uji coba terakhir sebelum tim memasuki kompetisi.
Menurutnya, seluruh pemain akan diminta tampil maksimal agar tim pelatih dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kondisi skuad, termasuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih perlu diperbaiki.
“Karena ini menjadi uji coba terakhir, kami akan memaksimalkannya. Dari pertandingan tersebut kami ingin melihat bagian mana yang masih menjadi kelemahan sebelum menghadapi pertandingan perdana melawan PSIS,” ujar Miftakhul.
Bisa Jadi Simulasi Pertandingan Resmi
Tak sekadar mengejar hasil, PSPS Pekanbaru berencana memanfaatkan pertandingan melawan Persela sebagai simulasi pertandingan kompetitif.
Apalagi, laga yang berlangsung di Stadion Surajaya tersebut akan disaksikan penonton. Kondisi itu dinilai memberikan keuntungan tersendiri bagi PSPS untuk menguji kesiapan mental pemain menghadapi atmosfer pertandingan sebenarnya.
Miftakhul menyebut atmosfer pertandingan menjadi salah satu aspek yang perlu dipersiapkan sebelum kompetisi dimulai.
Dengan adanya dukungan dan tekanan dari penonton, pemain dapat merasakan situasi yang lebih mendekati pertandingan resmi. Hal tersebut diharapkan membantu skuad PSPS tampil lebih tenang dan percaya diri ketika Championship 2026/27 benar-benar bergulir.
“Atmosfer pertandingan yang ada nanti akan kami manfaatkan untuk membentuk mental bertanding tim,” tegasnya.
Bagi PSPS, laga tersebut juga menjadi kesempatan terakhir untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi tim, strategi permainan, serta kesiapan fisik dan mental para pemain.
Masih Berburu Bek Asing
Di luar persiapan pertandingan, manajemen PSPS Pekanbaru masih berupaya melengkapi komposisi pemain asing untuk menghadapi kompetisi musim baru.
Saat ini, PSPS telah memiliki dua pemain asing. Namun, manajemen masih ingin menambah satu pemain impor untuk memperkuat lini pertahanan.
Miftakhul menjelaskan bahwa posisi yang masih menjadi kebutuhan tim adalah bek tengah atau stopper.
“Kami tinggal mencari pemain asing untuk posisi stopper,” tambahnya.
Kehadiran pemain di posisi tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan kekuatan bagi lini belakang PSPS Pekanbaru. Terlebih, kompetisi Championship dikenal memiliki persaingan ketat sehingga kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga konsistensi sepanjang musim.
Dengan agenda pramusim yang semakin mendekati tahap akhir, PSPS Pekanbaru kini memasuki fase pematangan tim. Laga kontra Persela akan menjadi kesempatan terakhir untuk menguji kesiapan sebelum fokus sepenuhnya menghadapi kompetisi.
Setelah itu, perhatian Askar Bertuah akan tertuju pada laga pembuka Championship 2026/27 kontra PSIS Semarang pada 11 September mendatang. Targetnya jelas: memasuki kompetisi dengan skuad yang lebih siap, solid, dan mampu bersaing sejak pertandingan pertama. (bbs/ion)






