VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Penjaga gawang Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa sudah identik dengan nomor punggung 26. Usut punya usut dibalik itu, salah satu penyebabnya ada nama pelatih penjaga gawang Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu. Kok bisa?
Ya, ternyata diawal karier sepak bola profesionalnya Andritany ingin mengenakan jersey dengan nomor punggung 12. Itu ketika pemain asal Jakarta ini memperkuat Sriwijaya FC pada musim 2009.
Namun sayang saat itu nomor punggung 12 di tim Laskar Wong Kito –julukan Sriwijaya FC- masih dipakai FR-12 –julukan Ferry Rostinsulu. Alhasil pemain yang akrab disapa Bagol oleh rekan-rekannya ini memilih nomor 91 pada musim perdana di SFC –singkatan Sriwijaya FC-.
Barulah pada musim kedua, Andritany memutuskan untuk ganti nomor jersey menjadi 26. “Kebetulan di Sriwijaya FC juga menggunakan nomor ini karena saya tidak bisa menggunakan nomor 12 karena sudah digunakan oleh Ferry Rotinsulu. Awalnya di sana pakai 91 lalu pindah ke 26, setelah pindah 26 bertahan sampai sekarang ini di Persija,” kata Andritany kepada laman resmi klub.
Sejatinya di awal kariernya di Persija, jebolan Diklat Ragunan ini juga ingin menggunakan nomor punggung 12. Akan tetapi karena nomor 12 di Persija sudah diabadikan untuk Jakmania. Praktis ia tidak jadi menggunakan nomor tersebut.
“Awalnya di 2010 saat datang ke Persija, saya minta nomor 12, Bung Ferry saat itu ia menjabat sebagai asisten. Akan tetapi ia melarangnya karena nomor ini milik Jakmania akhirnya saya tidak mengambil nomor itu,” ujar Andritany.
Sebagai informasi, Andritany menjelaskan nomor punggung 12 adalah nomor punggung favoritnya. Hal ini berdasarkan bulan kelahirannya. Apalagi beberapa kali saat berkostum timnas terutama saat junior adik kandung Indra Kahfi ini juga memakai nomor tersebut.
“Nomor 12 itu nomor kesukaan saya. Saya ambil dari bulan lahir saya Desember. Saya lahir bulan Desember makanya suka nomor 12. Apalagi saya sudah pakai nomor 12 sejak di timnas tahun 2011 Sea Games di Jakarta. Terus Sea Games Myanmar pakai 12 juga, Asian Games 2014 di Korea Selatan pakai 12, terus di Asian Games Indonesia pakai 12. Jadi beberapa event pakai 12,” jelasnya.
Setelah tidak diizinkan menggunakan nomor punggung 12 di Persija, akhirnya ia memilih nomor punggung 26. Nomor ini sesuai dengan tanggal lahirnya yakni 26 Desember 1991. (ion)









