Juara Fantasy FIFA Club World Cup Bagikan Rahasia Sukses Menang World Cup Fantasy 2026, Ini Tim Pilihan Paul Spiller

VIRALSUMSEL.COM – Menjelang bergulirnya FIFA World Cup Fantasy 2026 yang didukung Aramco, para penggemar sepak bola di seluruh dunia mulai menyusun strategi terbaik untuk membangun tim impian mereka.

Salah satu sosok yang layak menjadi referensi adalah Paul Spiller, manajer fantasy asal Bristol, Inggris, yang sukses menjuarai FIFA Club World Cup Fantasy tahun lalu. Kesuksesan Spiller tidak diraih dengan mudah. Ia bahkan harus melakukan perjudian strategi berani pada hari terakhir kompetisi untuk merebut posisi puncak klasemen.

Kala itu, Spiller tertinggal sekitar 30 peringkat dari pemuncak klasemen. Namun keputusan berani menumpuk pemain Chelsea dalam skuadnya membuahkan hasil manis setelah klub asal London tersebut secara mengejutkan mengalahkan Paris Saint-Germain di partai final. Strategi berisiko tinggi itu akhirnya mengantarkannya menjadi juara.

Kini, Spiller kembali berburu prestasi di ajang FIFA World Cup Fantasy 2026. Dalam wawancara eksklusif dengan FIFA, ia membagikan sejumlah tips, strategi, sekaligus susunan tim pilihannya untuk putaran pertama kompetisi fantasy resmi Piala Dunia 2026.

Mengandalkan Pemain Bintang yang Sudah Teruji

Menurut Spiller, fondasi utama tim fantasy yang kompetitif adalah memilih pemain-pemain yang memiliki peran sentral di tim nasional masing-masing. Karena itu, ia menjadikan beberapa nama besar sebagai tulang punggung skuadnya.

Pemain seperti Joshua Kimmich, Marc Cucurella, Bruno Fernandes, Florian Wirtz, hingga Mikel Oyarzabal menjadi pilihan utama dalam susunan timnya.

Salah satu keputusan paling sulit yang harus diambil adalah terkait Erling Haaland. Awalnya ia mempertimbangkan menggunakan Haaland melalui fitur Booster “12th Man”. Namun setelah mempertimbangkan aturan permainan yang tidak memungkinkan pemain 12th Man menjadi kapten, Spiller akhirnya memasukkan striker Norwegia tersebut langsung ke dalam skuad utama.

Baca Juga :  Olise dan Mbappé Antar Prancis Taklukkan Ukraina 2-0 di Laga Perdana Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sebaliknya, wonderkid Spanyol Lamine Yamal justru tidak masuk dalam tim pilihannya. Alasannya sederhana, yakni masih adanya keraguan mengenai kondisi kebugaran dan menit bermain yang akan diperoleh sang pemain selama fase awal turnamen.

Kai Havertz Geser Cristiano Ronaldo

Spiller juga mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo sebenarnya hampir selalu masuk dalam rancangan awal timnya. Namun performa impresif Kai Havertz dalam sejumlah laga uji coba membuatnya berubah pikiran.

Keputusan mengganti Ronaldo dengan Havertz memberikan keuntungan tambahan dari sisi anggaran. Dana yang tersedia kemudian digunakan untuk meningkatkan kualitas lini tengah dengan mengganti James Rodriguez menjadi Luis Diaz.

Menurutnya, Diaz memiliki potensi poin lebih besar berkat performa konsisten yang ditunjukkan sepanjang musim terakhir bersama klub dan tim nasional Kolombia.

Selain Diaz, lini tengah Spiller juga diperkuat Raphinha dan Michael Olise. Nama terakhir menarik perhatian setelah tampil luar biasa dalam pertandingan persahabatan dengan mencetak hattrick.

Spiller meyakini para pemain Brasil dan Prancis akan menjadi aset yang sangat populer di kalangan manajer fantasy, terutama menjelang pertandingan kedua fase grup.

Berburu Pemain Murah Berkualitas di Lini Belakang

Tidak hanya fokus pada pemain bintang, Spiller juga terkenal cermat dalam mencari pemain berharga murah namun berpotensi menghasilkan poin besar.

Awalnya ia mempertimbangkan Daniel Munoz sebagai bek Kolombia. Namun setelah melakukan analisis mendalam, ia menilai Munoz tidak seagresif ketika bermain di level klub.

Karena itu, pilihan akhirnya jatuh kepada Johan Mojica yang memiliki harga lebih terjangkau. Untuk memperkuat lini pertahanan Kolombia, ia juga memilih Camilo Vargas sebagai penjaga gawang utama.

Di posisi bek lainnya, Julian Ryerson menjadi salah satu andalan berkat performa konsisten sepanjang musim. Sementara Mathias Olivera dipilih karena Uruguay dinilai memiliki peluang besar mencatat clean sheet.

Baca Juga :  Skor 3-0! Manchester United Beri Leicester City Tamparan Telak di Liga Primer

Sebagai pelengkap, Hernan Galindez dipercaya mengisi slot kiper cadangan karena Ekuador dianggap memiliki potensi mencatatkan poin defensif yang cukup baik.

Strategi Booster Jadi Kunci

Selain pemilihan pemain, Spiller menegaskan penggunaan Booster menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kesuksesan sepanjang kompetisi.

Ia berencana menggunakan Booster “12th Man” pada putaran pertama atau kedua. Setelah itu, Wildcard akan diaktifkan pada putaran ketiga saat situasi grup mulai lebih jelas dan beberapa tim telah memastikan tiket ke babak berikutnya.

Strategi tersebut memungkinkan dirinya menghindari risiko rotasi pemain yang biasanya terjadi ketika tim sudah memastikan kelolosan.

Sementara Booster “Maximum Captain” sengaja disimpan hingga partai final. Menurutnya, fase tersebut merupakan waktu terbaik karena hampir tidak ada rotasi sehingga peluang mendapatkan poin maksimal dari sang kapten menjadi lebih besar.

Untuk transfer berikutnya, Spiller telah menyiapkan rencana mengganti Erling Haaland dengan Kylian Mbappe pada putaran kedua. Sedangkan fitur 12th Man kemungkinan akan digunakan untuk memasukkan Vinicius Junior atau Harry Kane.

Susunan Tim Paul Spiller Putaran Pertama

Kiper:

  • Hernan Galindez
  • Camilo Vargas

Bek:

  • Joshua Kimmich
  • Marc Cucurella
  • Julian Ryerson
  • Johan Mojica
  • Mathias Olivera

Gelandang:

  • Bruno Fernandes
  • Michael Olise
  • Raphinha
  • Luis Diaz
  • Florian Wirtz

Penyerang:

  • Mikel Oyarzabal
  • Kai Havertz
  • Erling Haaland

Dengan pengalaman sebagai juara dunia fantasy FIFA Club World Cup, strategi Paul Spiller tentu menjadi referensi menarik bagi para pemain FIFA World Cup Fantasy 2026 yang ingin bersaing di papan atas klasemen global. (fifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *