ROMA, viralsumsel.com — AS Roma mengawali perjalanan mereka di kompetisi Liga Italia dengan hasil meyakinkan. Menghadapi Fiorentina di Stadion Olimpico, Selasa, I Giallorossi tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 4-0.
Penyerang AS Roma, Donyell Malen, menjadi aktor utama kemenangan tersebut setelah mencetak tiga gol alias hattrick. Satu gol tambahan Roma disumbangkan Niccolo Pisilli pada penghujung pertandingan.
Hasil positif ini membuat Roma langsung menempati posisi teratas klasemen sementara Liga Italia, sedangkan Fiorentina harus menerima kenyataan berada di dasar klasemen setelah gagal mengamankan poin pada pertandingan pembuka.
Sejak pertandingan dimulai, Roma langsung memperlihatkan agresivitasnya. Tuan rumah berusaha mengambil kendali permainan melalui tekanan dari lini depan dan sejumlah percobaan dari luar kotak penalti.
Rodrigo Mora menjadi salah satu pemain yang lebih dulu memberikan ancaman. Ia melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah ke gawang Fiorentina. Namun, kiper David de Gea masih mampu membaca arah bola dan melakukan penyelamatan.
Fiorentina tidak tinggal diam. Tim tamu memperoleh peluang pada menit ke-12 melalui Marco Brescianini. Akan tetapi, penjaga gawang Roma, Mile Svilar, tampil sigap dan menggagalkan kesempatan tersebut.
Dua menit berselang, Roma hampir membuka keunggulan. Paulo Dybala mendapatkan peluang setelah menerima umpan Wesley. Pemain asal Argentina itu mencoba menyelesaikannya melalui tendangan voli, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Dybala Jadi Kreator, Malen Buka Keran Gol
Tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27.
Dybala menunjukkan kualitas individunya dengan melakukan penetrasi menuju area pertahanan Fiorentina. Setelah berhasil masuk ke kotak penalti, ia kemudian memberikan bola kepada Malen.
Malen tidak menyia-nyiakan peluang tersebut. Penyerang asal Belanda itu mampu mengontrol bola, memutar badan, lalu melepaskan penyelesaian yang berhasil melewati penjagaan De Gea.
Roma pun memimpin 1-0.
Keunggulan tersebut membuat permainan Roma semakin percaya diri. Fiorentina berusaha merespons, tetapi lini belakang tuan rumah mampu menjaga konsentrasi hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma tidak mengendurkan tekanan. Hanya tujuh menit setelah jeda, Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Sekali lagi Dybala menjadi sosok penting di balik terciptanya gol. Ia mengirimkan umpan kepada Malen yang berada di sisi kiri. Malen kemudian bergerak masuk ke area pertahanan lawan sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit.
Bola meluncur deras dan gagal dihentikan De Gea. Roma memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-52.
Malen Lengkapi Hattrick
Pesta Malen belum berhenti. Delapan menit kemudian, tepatnya pada menit ke-60, pemain tersebut kembali membobol gawang Fiorentina untuk melengkapi koleksi tiga golnya.
Dybala lagi-lagi berperan sebagai kreator. Dari sisi kanan kotak penalti, ia mengirimkan umpan yang langsung disambut Malen dengan tembakan keras.
Bola kembali bersarang di gawang Fiorentina. Roma pun unggul 3-0 dan semakin berada dalam posisi nyaman.
Fiorentina mencoba mencari gol untuk memperkecil jarak. Salah satu peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-71 melalui Moise Kean.
Namun, Svilar kembali menjadi penghalang. Penjaga gawang Roma tersebut berhasil menepis tembakan Kean sehingga gawang tuan rumah tetap aman.
Roma kemudian memastikan kemenangan semakin sempurna pada menit ke-86.
Niccolo Pisilli memanfaatkan bola liar yang berada di depan gawang Fiorentina. Dengan penyelesaian sederhana, Pisilli berhasil mengubah kedudukan menjadi 4-0.
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Roma pun menutup laga dengan kemenangan besar sekaligus mengirimkan sinyal positif pada awal kompetisi.
Performa Malen dan kontribusi Dybala menjadi salah satu sorotan utama dalam kemenangan tersebut. Hattrick Malen menunjukkan ketajaman lini depan Roma, sementara kreativitas Dybala turut menjadi kunci terciptanya sejumlah peluang penting. (bbs/ion)









