JAKARTA, viralsumsel.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) bersiap menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi.
Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional dan Diakui.”
Ketua DPP PJS, Mahmud Marhaba, menyampaikan bahwa undangan resmi telah didistribusikan kepada seluruh jajaran pengurus, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Peserta Rapimnas terdiri dari pengurus DPP serta Ketua dan Sekretaris DPD PJS dari seluruh Indonesia.
Agenda nasional ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Jakarta. Rapimnas menjadi forum penting dalam mengevaluasi capaian organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.
Dalam keterangannya, Mahmud menjelaskan bahwa Rapimnas tahun ini memiliki sejumlah agenda krusial. Salah satunya adalah evaluasi tahapan persiapan pendaftaran PJS sebagai konstituen Dewan Pers.
Setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) akan memaparkan perkembangan pengumpulan data anggota sesuai target, termasuk berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Selain itu, forum ini juga akan membahas pematangan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 PJS yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026. Persiapan teknis dan administratif menjadi fokus utama agar pelaksanaan Munas berjalan optimal.
Tak hanya itu, Rapimnas juga akan menentukan daerah-daerah yang menjadi prioritas dalam proses verifikasi administrasi dan faktual oleh Dewan Pers. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya PJS memperoleh pengakuan resmi sebagai organisasi konstituen.
Agenda lainnya mencakup pematangan jadwal roadshow Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahun 2026 di berbagai daerah. Masing-masing DPD akan mempresentasikan rencana pelaksanaan UKW sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
Dalam kesempatan tersebut, DPP PJS juga merencanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan BAZNAS serta Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW). Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan kompetensi wartawan sekaligus program sosial organisasi.
Untuk mendukung kelancaran Rapimnas, seluruh DPD diminta mempersiapkan sejumlah dokumen penting, termasuk laporan progres data anggota, rekapitulasi anggota yang siap didaftarkan ke Dewan Pers, serta kesiapan kantor DPD untuk verifikasi faktual.
DPP PJS juga menegaskan bahwa kehadiran Ketua dan Sekretaris DPD bersifat wajib.
Bagi yang berhalangan, diwajibkan memberikan mandat kepada pengurus lain melalui surat kuasa resmi. Konfirmasi kehadiran paling lambat disampaikan pada 2 Mei 2026.
Menutup keterangannya, Mahmud menekankan bahwa Rapimnas 2026 menjadi momentum penting dalam perjalanan PJS menuju pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers.
Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh pengurus daerah sangat diharapkan guna memastikan keberhasilan agenda besar organisasi. (*)













