MILAN, viralsumsel.com – Inter Milan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi Udinese dalam lanjutan giornata keempat Liga Italia 2026/27. Sempat tertinggal dua gol, Nerazzurri bangkit dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dramatis 5-3 di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa.
Kemenangan tersebut menjadi bukti karakter kuat Inter di awal musim. Tim tuan rumah mampu membalikkan keadaan setelah Udinese sempat unggul 2-0 pada babak pertama.
Lima gol Inter masing-masing dicetak Carlos Augusto, Nicolo Barella, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny. Sementara tiga gol Udinese lahir melalui James Abankwah, Jurgen Ekkelenkamp, dan Idrissa Gueye.
Tambahan tiga poin membuat Inter tetap sempurna dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan. Nerazzurri berada di posisi kedua klasemen sementara dengan jumlah poin yang sama dengan AS Roma yang memimpin klasemen.
Udinese sendiri masih berada di peringkat ke-13 dengan raihan empat poin.
Udinese Kejutkan Inter
Udinese tampil berani sejak awal pertandingan dan berhasil membuat publik Giuseppe Meazza terdiam pada menit ke-9.
Berawal dari umpan silang, James Abankwah berhasil menyambut bola dengan sundulan yang mengarah ke sisi kanan gawang Inter. Josep Martinez tidak mampu menghentikan bola sehingga Udinese unggul 1-0.
Inter mencoba segera memberikan respons. Marcus Thuram mendapatkan dua peluang beruntun pada menit ke-14, tetapi penjaga gawang Udinese Maduka Okoye tampil sigap untuk menggagalkan keduanya.
Alih-alih mencetak gol penyama, Inter justru kembali kebobolan.
Pada menit ke-16, Jurgen Ekkelenkamp menerima umpan di dalam kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri bawah yang tidak mampu dijangkau Josep Martinez. Inter tertinggal 0-2.
Nerazzurri Bangkit
Dalam kondisi tertinggal, Inter meningkatkan tekanan. Hasilnya mulai terlihat pada menit ke-26.
Carlos Augusto melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke sisi kanan gawang Udinese dan membuat Inter memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Momentum tersebut membuat Inter semakin percaya diri.
Sembilan menit berselang, tepatnya menit ke-35, Inter akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Nicolo Barella menerima umpan terobosan di dalam kotak penalti dan menyelesaikannya dengan tembakan mendatar ke sudut kiri bawah.
Okoye kembali harus memungut bola dari gawangnya.
Skor 2-2 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Inter Balikkan Keadaan
Memasuki babak kedua, Inter langsung bermain lebih agresif. Henrikh Mkhitaryan hampir membawa tuan rumah berbalik unggul, tetapi tembakannya ke arah pojok kanan atas masih mampu ditepis Okoye.
Gol yang ditunggu Inter akhirnya datang pada menit ke-57.
Marcus Thuram menerima bola di dalam kotak penalti. Ia kemudian menciptakan ruang sebelum melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah yang membawa Inter berbalik unggul 3-2.
Enam menit kemudian, Inter memperlebar jarak.
Piotr Zielinski memberikan umpan kepada Francesco Pio Esposito di dalam kotak penalti. Dengan tenang, Esposito mengarahkan bola ke sudut kiri bawah untuk membuat skor berubah menjadi 4-2.
Udinese semakin kesulitan menghadapi tekanan Inter.
Pada menit ke-79, Nerazzurri mencetak gol kelima. Ange-Yoan Bonny memanfaatkan bola rebound di depan gawang sebelum menyambar bola ke gawang Udinese yang sudah terbuka.
Inter unggul 5-2.
Udinese masih berusaha memberikan perlawanan dan berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke-90. Menerima umpan dari Vakoun Issouf Bayo, Idrissa Gueye dengan tenang melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah.
Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Inter Milan tetap mempertahankan keunggulan 5-3.
Kemenangan ini membuat Inter mengawali empat pertandingan Serie A 2026/27 dengan catatan sempurna. Nerazzurri mengoleksi 12 poin dan terus menempel AS Roma di puncak klasemen.
Comeback atas Udinese juga menjadi salah satu bukti bahwa Inter memiliki mentalitas kuat untuk menghadapi situasi sulit sejak awal kompetisi musim ini. (bbs/ion)












