Flashback : LCA 2011, Sepak Terjang Sriwijaya FC Terhenti Ditangan Al Ain

OLAHRAGA971 Dilihat

VIRALSUMSEL.COM, Palembang – Sriwijaya FC pada musim kompetisi 2010/2011 mendapat tiket berlaga di ajang Asian Champions League 2011. Itu setelah pada musim 2009/2010 Laskar Wong Kito –julukan Sriwijaya FC- berhasil meraih gelar juara Piala Indonesia.

Namun Sriwijaya FC harus mengikuti Liga Champions Asia dari babak play-off. Pada pertandingan pertama putaran pertama babak kualifikasi Zona Timur, Sriwijaya FC harus berhadapan dengan Muang Thong United asal Thailand.

Bagaimana hasilnya? Pertandingan Sriwijaya FC versus Muang Thong United digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sabtu, 12 Februari 2011. Tuan rumah berhasil mengalahkan tim tamu lewat drama adu penalty dengan skor 9-8.

Pada waktu normal kedua kesebelasan bermain dengan skor imbang 2-2. Sebelumnya pada babak pertama kedua kesebelasan juga sama kuat dengan skor kaca mata 0-0. Tapi setelah turun minum Sriwijaya FC yang diasuh Ivan Venkov Kolev asal Burgaria berhasil menciptakan gol melalui tendangan bebas Keith Kayamba Gumbs pada menit 48.

Namun pada menit 80 tim tamu berhasil menyamakan kedudukan. Gol balasan diciptakan Datsakorn juga lewat tendangan bebas. Skor 1-1 tidak berubah hingga pertandingan waktu normal berakhir.

Kemudian laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Dalam babak perpanjangan waktu Sriwijaya FC tertinggal lebih dulu lewat gol Teerasil Dangda. Beruntung pada menit 111 bek Sriwijaya FC, Thierry Gathuessi berhasil menyamakan kedudukan.

Baca Juga :  Liga 2 Ikut Ditunda, Bagaimana Sriwijaya FC?

Akhirnya pertandingan diselesaikan dengan adu penalti, dramatis adu penalti tersebut ditentukan kiper Laskar Wong Kito, Ferry Rotinsulu dan Ahmad Jufriyanto menjadi penentu kemenangan Sriwijaya FC atas Muangthong United.

Ferry dua kali menahan tendangan penalti, sementara Jufriyanto menjadi penendang terakhir yang mengubah skor menjadi 8-7. Adapun hasil tendangan penalti tim Muang Thong 1. Datsakorn Thonglao (gol) 2. Pornsai Jakkapran (gol) 3. Sangsannoi Anon (gol) 4. Ar-Romsawa Naruphol (gol) 5. Dagno Siaka (tidak gol) melambung. 6.Cristian Kouakou (tidak gol) diblok Ferry 7.Teerasil Dangda (gol) 8. Phanrit Nattaporn (gol) 9. Werawut Kayem (tidak gol) diblok Ferry.

Sedangkan tendangan penalty Sriwijaya FC 1. Kayamba (gol) 2. Ponaryo Astaman (gol) 3. Budi Sudarsono (gol) 4. Dirga Lasut (gol) 5. Claudiano Alves dos Santos (tidak gol) diblok Kawin 6. Thierry (tidak gol) diblok kiper 7. Mahyadi Panggabean (gol) 8. Supardi (gol) 9. Ahmad Jufriyanto (gol).

Setelah berhasil mengalahkan Muang Thong, Sriwijaya FC harus berjumpa tim kara raya dari Uni Emirat Arab, Al Ain pada laga babak play-off putaran kedua.

Baca Juga :  Turnamen EPA SFC U-20 Resmi Dibuka, Kapolrestabes: “Mimpi Pemuda Sumsel Dimulai dari Sini”

Al Ain sendiri merupakan klub pindahan dari Zona Barat. Banyak cerita menarik sebelum laga tersebut.

Diantaranya Al Ain membawa pesawat pribari ke Palembang. Tidak hanya itu ofisial Tim Al Ain juga harus membawa juru masak sendiri beserta bahan makanan dari UEA.

Alhasil pada pertandingan di Stadion Gelora Sriwijaya, Sabtu (19/2/2011), Sriwijaya FC dipaksa tahkluk Al Ain dengan skor telak 0-4.

Kekalahan telak Sriwijaya FC diklaim karena absennya bek impor asal Brasil Claudiano Alves dos Santos akibat cedera.

Empat gol Al Ain sendiri dua diantaranya dilesakkan Omar Abdurrahman pada menit ke-12 dan 50 lewat tendangan penalty.

Kemudian dua gol lain diborong Ellias menit 45+3 (penalti) dan menit 52. Gagal menang lawan Al Ain Sriwijaya FC harus mengubur mimpi berpatisipasi di kompetisi sepak bola paling bergengsi di Benua Asia.

Namun Sriwijaya FC mendapat tiket untuk berlaga di Piala AFC atau AFC Cup yang merupakan kompetisi kasta kedua Benua Asia. Bagaimana perjalanan Sriwijaya FC di AFC Cup? Redaksi viralsumsel.com akan mengulas pada episode berikutnya. (ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *