Gol Dramatis Daffa Trihardi Selamatkan Sumsel United dari Kekalahan di Bekasi

BEKASI, viralsumsel.com – Sumsel United berhasil mencuri satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Adhyaksa Bekasi FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Gol penyeimbang yang tercipta pada masa injury time babak kedua menjadi penyelamat Laskar Juaro dalam pertandingan di Stadion Patriot Bekasi, Sabtu (24/10/2026).

Pemain muda lokal Sumatera Selatan, Daffa Trihardi, tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol dramatis yang menggagalkan kemenangan tuan rumah. Gol tersebut sekaligus menunjukkan semangat juang Sumsel United yang tetap berusaha hingga peluit akhir pertandingan.

Hasil imbang ini disyukuri pelatih Sumsel United, M Nasuha. Ia mengakui pertandingan berlangsung ketat dan Adhyaksa Bekasi FC mampu memberikan tekanan besar kepada timnya, terutama pada babak pertama dan awal babak kedua.

Menurut Nasuha, tekanan yang dilancarkan tuan rumah membuat permainan Sumsel United tidak berkembang maksimal. Situasi semakin menantang ketika lawan berhasil mencetak gol lebih dahulu.

“Di babak pertama tim tuan rumah memang sangat menekan dan membuat permainan kita sedikit tidak berkembang. Di awal babak kedua juga kondisinya sama, tim lawan bermain sangat baik dan sempat unggul terlebih dulu, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh pemain Sumsel United yang mau bekerja keras hingga menit akhir,” ungkap Nasuha seusai pertandingan.

Baca Juga :  Nilmaizar Fokus Evaluasi Total Meski Sumsel United Menang Atas Persekat Tegal

Perubahan Taktik Jadi Kunci Sumsel United

Tertinggal lebih dahulu membuat Sumsel United harus mengubah pendekatan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Nasuha kemudian melakukan penyesuaian taktik dan pergantian pemain guna meningkatkan daya serang tim.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan tekanan lebih besar kepada pertahanan Adhyaksa Bekasi FC sekaligus membuka peluang mencetak gol penyama kedudukan.

Nasuha mengakui lawan tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Namun, ia mengapresiasi kemampuan anak asuhnya dalam bertahan dan menjaga peluang hingga akhirnya mampu mencetak gol pada menit-menit akhir.

“Setelah tertinggal, kami langsung melakukan perubahan taktik dan memasukkan pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang. Menghadapi lawan yang bermain sangat baik, kami bersyukur mampu meredam dan mereka tidak mencetak gol tambahan. Hasilnya, di menit akhir kami bisa mencuri gol. Hasil ini sangat kami syukuri. Banyak masukan berharga dari laga ini yang akan menjadi evaluasi kami ke depannya,” bebernya.

Baca Juga :  Ujian Berat di Banda Aceh: Sumsel United Tantang Persiraja Demi Jaga Tren Positif

Gol Daffa Trihardi menjadi bukti pentingnya menjaga konsentrasi dan semangat hingga pertandingan benar-benar berakhir. Tambahan satu poin juga menjadi modal bagi Sumsel United untuk melakukan evaluasi sebelum menghadapi laga berikutnya.

Sumsel United Bersiap Hadapi Semen Padang

Setelah menghadapi Adhyaksa Bekasi FC, Sumsel United masih akan berada di Bekasi untuk melanjutkan rangkaian pertandingan tandang. Laskar Juaro dijadwalkan menghadapi Semen Padang pada Jumat (30/10/2026).

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Sumsel United untuk kembali berjuang meraih hasil maksimal sekaligus memperbaiki sejumlah aspek permainan yang masih perlu dibenahi.

Evaluasi terhadap pertandingan melawan Adhyaksa Bekasi FC akan menjadi bekal penting bagi M Nasuha dalam mempersiapkan tim. Performa pemain, efektivitas serangan, serta kemampuan mengantisipasi tekanan lawan menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan.

Gol dramatis Daffa Trihardi di Bekasi setidaknya memastikan Sumsel United tidak pulang dengan tangan kosong. Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga semangat juang tersebut agar Laskar Juaro mampu tampil lebih konsisten pada pertandingan selanjutnya. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *