Gol-Gol Drama di Waktu Injury Time Warnai Pekan Perdana BRI Super League 2025/26

JAKARTA, viralsumsel.com – Pekan perdana BRI Super League 2025/26 resmi berakhir dengan menyisakan satu catatan yang menjadi sorotan, yakni banyaknya gol yang tercipta di masa injury time. Gol-gol telat ini tidak hanya menjadi penentu hasil pertandingan, tetapi juga memicu euforia sekaligus kekecewaan bagi para suporter.

Di klasemen sementara, Persija Jakarta memuncaki daftar berbekal kemenangan meyakinkan 4-0 atas Persita Tangerang. Tepat di bawahnya, Arema FC menempati posisi kedua usai memukul PSBS Biak dengan skor 4-1. Kedua tim sama-sama menunjukkan performa dominan, namun yang menjadi perhatian adalah gol-gol tambahan yang lahir di menit-menit akhir laga.

Bagi The Jakmania, laga perdana musim ini menjadi pesta sempurna. Tim kebanggaan mereka sudah unggul 3-0 atas Persita Tangerang ketika waktu normal hampir habis. Namun, euforia kian memuncak ketika Allano melesakkan gol indah pada menit 90+2. Gol tersebut mengunci kemenangan telak Persija menjadi 4-0 sekaligus menjadi penutup manis di Stadion Patriot Candrabhaga.

Baca Juga :  Persik Kediri Luncurkan Jersey Ketiga Bermotif Wastra, Angkat Identitas Budaya Lokal

Sementara itu, duel di Malang antara Arema FC dan PSBS Biak juga menyuguhkan drama di akhir laga. Dua penalti diberikan pada pertandingan ini, masing-masing di awal babak pertama dan di penghujung pertandingan. Gol Luquinhas melalui titik putih pada menit 90+6 memang tak mampu menyelamatkan PSBS dari kekalahan 1-4, namun tetap menjadi pelipur lara sekaligus bahan evaluasi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.

Pertandingan antara PSM Makassar dan Persijap Jepara tak kalah menegangkan. Kedua tim bermain ngotot, sama-sama menolak pulang dengan tangan hampa. PSM sempat memimpin, namun kegigihan Persijap membuahkan hasil ketika Carlos Franca mencetak gol penyeimbang di menit 90+9. Gol telat ini membuat laga berakhir dengan skor imbang 1-1, hasil yang patut dibanggakan bagi tim promosi seperti Persijap.

Sementara di Surabaya, kejutan datang dari PSIM Yogyakarta yang sukses mencuri tiga poin penuh di kandang Persebaya Surabaya. Bermain disiplin dan fokus, Laskar Mataram hanya membutuhkan satu peluang emas untuk mengunci kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal Ezequiel Vidal di menit 90+2 menjadi pukulan telak bagi Bajul Ijo yang gagal memanfaatkan dukungan ribuan suporternya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Baca Juga :  Arema FC Pilih Fokus Internal Hadapi Malut United, Marcos Santos Waspadai Lini Serang Lawan

Tak kalah dramatis, duel Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Kapten I Wayan Dipta berakhir dengan skor imbang 1-1. Meski mendominasi permainan dan mencatat 23 tembakan, Bali United baru bisa menyamakan kedudukan lewat Boris Kopitovic pada menit 90+6. Gol tersebut menghindarkan Serdadu Tridatu dari kekalahan di laga pembuka, meski rasa kecewa tetap menyelimuti karena kegagalan meraih poin penuh di kandang sendiri.

Gol-gol yang lahir di masa injury time ini menjadi bukti bahwa pertandingan sepak bola belum benar-benar berakhir sampai wasit meniup peluit panjang. Pekan pertama BRI Super League 2025/26 pun meninggalkan kesan mendalam bagi para pemain, pelatih, dan terutama para suporter yang menyaksikan langsung drama detik-detik terakhir laga. (Lib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *