Gubernur Herman Deru Sebut Pabrik CPO KUD Sejahtera Jadi Tonggak Kebangkitan Koperasi Sumsel

MUSI BANYUASIN, viralsumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru menilai kehadiran Pabrik Kelapa Sawit (CPO) milik KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi momentum penting bagi kebangkitan koperasi di Sumatera Selatan.

Menurut Herman Deru, berdirinya fasilitas pengolahan kelapa sawit yang dikelola koperasi membuktikan bahwa koperasi tidak lagi hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu berkembang menjadi badan usaha yang produktif, modern, serta memberikan nilai tambah bagi anggota dan masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri peresmian Pabrik CPO KUD Sejahtera yang berada di Dusun III, Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (12/8/2026).

Peresmian pabrik dilakukan Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) H. Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Koperasi Hj. Faridah Farichah, Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, Wakil Bupati KH. Abdur Rahman Hoesin, serta jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Herman Deru mengatakan keberanian KUD Sejahtera membangun unit usaha berupa pabrik kelapa sawit patut menjadi contoh bagi koperasi lainnya di Sumatera Selatan.

“Di Sumatera Selatan, tepatnya di Kabupaten Musi Banyuasin, KUD Sejahtera dengan berani menunjukkan kemampuannya melalui peresmian unit usaha pabrik kelapa sawit. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi koperasi-koperasi lainnya untuk terus berkembang,” ujar Herman Deru.

Ia menilai kehadiran pemerintah pusat dalam peresmian tersebut menunjukkan adanya perhatian serius terhadap upaya memperkuat koperasi sebagai salah satu fondasi perekonomian masyarakat.

Menurut Herman Deru, semangat penguatan koperasi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada momentum Hari Koperasi Nasional mulai diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan program strategis. Koperasi diharapkan kembali menjalankan peran sebagai salah satu soko guru perekonomian nasional.

Baca Juga :  Herman Deru Sukses Bawa Sumsel Masuk Kategori Provinsi Jumlah Jalan Rusaknya Terendah di Indonesia

Namun, Herman Deru mengingatkan bahwa membangun koperasi tidak cukup hanya dengan menghadirkan sarana dan prasarana usaha. Kualitas sumber daya manusia juga harus diperkuat agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, digitalisasi, serta persaingan ekonomi yang semakin terbuka.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong pengenalan koperasi sejak usia sekolah. Herman Deru bahkan menginstruksikan agar materi perkoperasian dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang relevan di sekolah-sekolah di Sumatera Selatan.

Langkah tersebut diarahkan sebagai tahap awal menuju penerapan koperasi sebagai salah satu muatan lokal. Dengan demikian, generasi muda diharapkan memiliki pemahaman mengenai prinsip koperasi sekaligus mengenal koperasi sebagai bagian dari kekuatan ekonomi kerakyatan.

Selain penguatan sumber daya manusia, Herman Deru juga menekankan pentingnya desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Desa dinilai harus mampu menguasai pasar, informasi, serta teknologi agar koperasi yang berada di dalamnya memiliki daya saing dan mampu memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat.

Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Sumsel

Penguatan koperasi tersebut juga berjalan seiring dengan agenda hilirisasi komoditas unggulan Sumatera Selatan.

Herman Deru mengatakan setelah kelapa sawit, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan hilirisasi komoditas lain, salah satunya kopi. Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi dengan komoditas robusta, arabika, dan liberika.

Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah kopi dari kawasan Gunung Dempo, Kota Pagar Alam. Hilirisasi diharapkan tidak berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi dilanjutkan melalui proses pengolahan sehingga menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Rencana tersebut mendapat dukungan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) H. Dudung Abdurachman. Ia menilai pengembangan hilirisasi kopi dari kawasan Gunung Dempo dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat daerah.

Baca Juga :  Tim Tenaga Ahli Komisi II DPR RI Bersama Pemkab Muba Kumpulkan Data Susun Naskah Akademik dan RUU Kabupaten Muba

Menurut Dudung, pengembangan industri berbasis komoditas lokal sejalan dengan upaya pemerintah membangun kekuatan ekonomi dari tingkat desa. Dengan adanya proses pengolahan di daerah, petani dan koperasi tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga berpeluang memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.

Dudung juga menekankan pentingnya menggerakkan perekonomian nasional dari desa melalui koperasi. Menurutnya, penguatan koperasi menjadi bagian dari arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui program Koperasi Merah Putih.

Menteri Koperasi Apresiasi KUD Sejahtera

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang mendorong koperasi menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah.

Ferry juga memberikan apresiasi terhadap KUD Sejahtera yang dinilai berhasil menunjukkan contoh nyata hilirisasi kelapa sawit berbasis koperasi.

Menurutnya, keberadaan Pabrik CPO KUD Sejahtera berpotensi meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan, memperkuat kelembagaan koperasi, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Dengan adanya fasilitas pengolahan tersebut, rantai ekonomi komoditas kelapa sawit diharapkan semakin memberikan manfaat kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah perkebunan.

Peresmian Pabrik CPO KUD Sejahtera ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama sejumlah pejabat yang hadir. Setelah itu, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pabrik.

Kehadiran pabrik tersebut diharapkan menjadi awal dari semakin kuatnya peran koperasi dalam mengelola potensi ekonomi daerah sekaligus menjadi model pengembangan hilirisasi komoditas rakyat di Sumatera Selatan.

Bagi Muba, keberadaan Pabrik CPO KUD Sejahtera juga menjadi bukti bahwa kekuatan ekonomi masyarakat dapat dikembangkan melalui kelembagaan koperasi yang mampu mengelola komoditas dari sektor hulu hingga menghasilkan produk bernilai tambah. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *