SIDOARJO, viralsumsel.com – Penampilan gemilang Henri Doumbia menjadi sorotan dalam pertandingan Deltras FC kontra Persis Solo pada pekan keenam Pegadaian Championship 2026/27. Penyerang berusia 34 tahun itu mencetak hattrick untuk menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari kekalahan saat bertandang ke Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada 18 Oktober 2026.
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut berakhir dengan skor imbang 3-3. Hasil ini membuat Persis Solo membawa pulang satu poin dari markas Deltras FC, meskipun mereka sempat menghadapi tekanan setelah tuan rumah berhasil mencetak gol.
Tiga gol yang dibukukan Henri dalam pertandingan tersebut semakin memperkuat posisinya dalam persaingan pencetak gol terbanyak Pegadaian Championship 2026/27. Hingga pekan keenam, pemain tersebut telah mengoleksi tujuh gol dan menempati peringkat ketiga daftar top skor sementara.
Catatan tersebut memperlihatkan ketajaman Henri di lini depan Persis Solo. Kontribusinya juga menjadi faktor penting bagi tim dalam mengamankan hasil imbang di tengah tekanan yang diberikan The Lobster, julukan Deltras FC.
Meski mampu mencetak tiga gol sekaligus, Henri mengakui pertandingan tidak berjalan sepenuhnya sesuai harapan Persis. Ia menjelaskan bahwa timnya sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik dan mampu mengimbangi permainan tuan rumah.
Persis menggunakan formasi 4-4-2 untuk menghadapi Deltras FC. Skema tersebut sempat membantu Laskar Sambernyawa menahan serangan lawan sebelum situasi pertandingan berubah ketika The Lobster berhasil unggul.
Menurut Henri, kondisi tersebut membuat Persis harus mengubah pendekatan permainan. Para pemain dituntut lebih berani menyerang untuk mengejar ketertinggalan dan menjaga peluang membawa pulang hasil positif dari Sidoarjo.
“Namun, setelah mereka unggul, kami harus mendorong lebih banyak pemain untuk maju,” ujar Henri mengenai situasi yang dihadapi timnya dalam pertandingan tersebut.
Hattrick Henri Doumbia Belum Cukup untuk Membawa Persis Raih Tiga Poin
Ketika Persis berada dalam situasi sulit, Henri tampil sebagai sosok penting yang menjaga harapan tim. Tiga golnya berhasil membalas seluruh gol yang dicetak Deltras FC sehingga pertandingan berakhir dengan kedudukan sama kuat, 3-3.
Penampilan tersebut mengantarkan Henri meraih penghargaan Player of the Match. Pengakuan itu menjadi pelengkap bagi performa impresifnya, sekaligus menegaskan perannya sebagai salah satu pemain yang patut diperhitungkan dalam persaingan individu musim ini.
Henri menyambut penghargaan tersebut dengan rasa bangga. Baginya, mendapatkan predikat pemain terbaik dalam pertandingan merupakan pencapaian positif, terlebih setelah mampu membantu Persis mencetak tiga gol dalam laga tandang yang berlangsung ketat.
“Penghargaan Player of the Match merupakan sesuatu yang baik dan tentu membuat saya bangga,” ungkapnya.
Namun, kebanggaan atas pencapaian individu itu tidak sepenuhnya menghapus kekecewaannya. Henri menilai Persis sebenarnya mempunyai peluang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik apabila mampu mempertahankan performa awal pertandingan.
Ia merasa satu poin belum cukup memuaskan karena target tim adalah meraih kemenangan. Menurut Henri, penampilan Persis pada awal laga seharusnya bisa menjadi modal untuk mengamankan tiga poin, bukan sekadar membawa pulang hasil imbang.
“Bagi kami, satu poin ini bukan hasil yang semestinya didapatkan. Kami memulai pertandingan dengan sangat baik dan sebenarnya berharap bisa meraih kemenangan,” tuturnya.
Hasil imbang 3-3 tersebut pun menghadirkan dua sisi bagi Persis Solo. Di satu sisi, hattrick Henri Doumbia menunjukkan daya juang dan ketajaman lini serang tim. Di sisi lain, kegagalan meraih kemenangan menjadi pekerjaan rumah yang perlu dievaluasi untuk pertandingan berikutnya.
Dengan koleksi tujuh gol hingga pekan keenam, Henri kini memiliki peluang untuk terus bersaing dalam perburuan gelar pencetak gol terbanyak Pegadaian Championship 2026/27. Namun, bagi sang penyerang, kontribusi individu akan terasa lebih berarti apabila mampu membantu Persis Solo mengumpulkan poin maksimal dan memperbaiki hasil pertandingan selanjutnya. (lib/ion)












