Banner Iklan Pemprov Sumsel GSMP
Banner Iklan Pemkab Muba September
Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan infrastruktur irigasi di Desa Tanjung Baru  Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, Minggu (10/9/2023). Foto : viralsumsel.com/win
Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan infrastruktur irigasi di Desa Tanjung Baru  Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, Minggu (10/9/2023). Foto : viralsumsel.com/win

Herman Deru Resmikan Infrastruktur Irigasi di Kabupaten Lahat

viralsumsel.com, LAHAT – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam  meningkatkan produksi pangan terus dikebut. Salah satunya dengan cara membangun  beberapa saluran irigasi teknis yang tersebar dibeberapa  Kabupaten/kota  yang menjadi  sentra tanaman pangan.

Yang terbaru Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan infrastruktur irigasi yang telah dibangun Pemprov Sumsel Tahun Anggaran 2019-2022 yang ada di Kabupaten Lahat senilai Rp.220.465.852.099,- yang peresmiannya dipusatkan di Desa Tanjung Baru  Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, Minggu (10/9/2023).

Dalam peresmian infrastruktur irigasi  tersebut dirangkaikan dengan Kick Of Rahabilitasi Irigasi Tahun 2023  masing-masing terletak di tiga Kabupaten yakni  Kabupaten Lahat, Kabupaten OKU Selatan dan Kabupaten Musi Rawas.

Dalam sambutannya Herman Deru menyebut hingga saat ini setidaknya 93 persen infrastruktur irigasi di Sumsel sudah berfungasi  yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani dari 2 kali tanam dalam setahun menjadi tiga kali tanam setiap tahunnya. “93 persen irigasi di Sumsel sudah dapat difungsikan, tinggal bagaimana masyarakat petani memanfaatkannya. Dari 2 kali taman menjadi 3 kali taman setiap tahunnya,” harapnya.

Herman Deru berharap wilayah yang telah memiliki irigasi di Kabupaten Lahat mampu bersaing dengan daerah lainnya dalam hal peningkatan produksi padi. Yang selanjutnya selain untuk memenuhi kebutuhan dalam daerah juga sebagai stok pangan nasional.  “Saya berharap  Kabupaten Lahat mampu  meningkatkan produktifitas pangan bukan saja untuk kebutuhan masyarakat Lahat akan tetapi juga sebagai penyangga kebutuhan pangan nasional,” tambahnya.

Baca Juga :   Prabumulih Terima Penghargaan Kota Terbaik Ketiga

Hal itu lanjut dia sebagai tindak lanjut dari  amanah dari Pemerintah Pusat yang menjadikan Sumsel satu dari 6 provinsi yang ditunjuk  sebagai daerah  penyangga  pangan nasional. “Kita harus emban amanah ini dengan penuh rasa tanggungjawab maka kita harus bersinergi bersama Bupati/Walikota yang punya potensi dalam hal pertanian,” tambahnya.

Herman Deru menyebut dalam meningkatkan produksi pangan setidaknya ada dua opsi yang dapat dilakukan  ekstensifikasi dengan  perluasan areal pertanian dan  atau meningkatkan produksi dengan cara  memperbaiki sistem pertani dengan Intensifikasi  lahan yang ada. “Jika kita lihat untuk Kabupaten Lahat ini kedua opsi tersebut   memungkinkan  dilakukan. Bahkan  untuk ekstensifikasi pada tahun 2021 lalu sudah hampir 200 hektar,” tambahnya.

Herman Deru juga menilai banyak faktor yang berperan dalam meningkatkan produtivitas petani, selain infrastruktur irigasi juga infrastruktur jalan serta  penanganan pasca panen. “Saya  apresiasi upaya yang dilakukan para   Bupati dan Walikota yang punya misi dan visi yang sama dalam hal memajukan sektor pertanian ini. Termasuk membangun infrastruktur di beberapa  central produksi yang menjadikan  ongkos angkut petaninmenjadi hemat,” tandasnya.

Bupati  Lahat, H  Cik Ujang menilai  dalam  5 tahun kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wagub Mawardi Yahya telah banyak memberikan perhatian  dalam pembangunan  infrastruktur di Kabupaten Lahat. Baik berupa jalan, jembatan hingga irigasi. Bahkan di Tahun Anggaran 2023 ini Gubernur Herman Deru  menggelontorkan Bangubsus   ke Pemkab Lahat sebesar  Rp. 147 Miliyar.

Baca Juga :   Catat, Mulai Besok SMA N 14 Palembang Gelar Tes Jalur Terakhir PPDB

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Herman Deru yang telah membangun infrastruktur di Kabupaten Lahat.  Dengan adanaya rehabilitasi irigasi Tebing Panjang ini petani  dapat tanam  3 kali dalam setahun,” jelasnya.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumsel Ir H. Herwan dalam laporannya merinci pada TA 2019 hingga TA 2023  setidaknya  25 daerah irigasi teknis  dan 6 daerah irigasi rawa yang menjadi kewenangan provinsi telah dibangun dengan total anggaran yang dialokasikan sebesar   Rp.220.465.852.099,-.

Herwan menyebut  dana Bangub   untuk perbaikan  irigasi Kabupaten/ kota sebesar Rp. 83 Miliyar yang mencangkup infrastruktur rehabilitasi berupa perbaikan bendung 8 buah, rehap saluran irigasi primer dan sekunder sepanjang 119.961 Meter. Perbaikan  200 pintu air di sejumlah daerah irigasi masing-masing di Kabupaten Lahat, Muara Enim, Empat Lawang, Pagaralam, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, Ogan Ilir, OKI dan Musi Banyuasin.

“Artinya realisasasi capaian RPJMD dari jaringan irigasi dari tahun 2019 sampai 2023 jika dipresntasikan infrastruktur irigasi kewenangan Provinsi yang befungsi optimal mencapai 93 persen,” pungkasnya.

Adapun peresmian  pembangunan saluran irigasi ditandai dengan penutupan pintu air dann pengecoran perdana. Kemudian dilanjutkan peninjauan serta  penanaman padi yang dilakukan langsung oleh Gubernur Herman Deru didamping Bupati  Lahat Cik Ujang  dan Forkopimda yang hadir. (win)

Iklan OKI

Check Also

Enam Artis Ibukota Siap Memeriahkan Gebyar Music Pemilu Damai Muba 2024. Foto : viralsumsel.com/dev

Ramaikan! Enam Artis Ibukota Siap Memeriahkan Gebyar Music Pemilu Damai Muba 2024

viralsumsel.com, Sekayu – Situasi Kabupaten Muba yang terbukti kondusif dan Komitmen menjaga daerahnya zero konflik, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *