IFBC 2026 Palembang Resmi Dibuka, Dorong Peluang Usaha dan Perkuat Ekosistem Bisnis Nasional

PALEMBANG, viralsumsel.com – Ajang pameran peluang usaha terbesar berskala nasional, Info Franchise and Business Concept Expo 2026 Palembang (IFBC) resmi digelar pada 17 hingga 19 April 2026 di Palembang Sport and Convention Center.

Mengusung tema “Grow Beyond Boundaries”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan kewirausahaan sekaligus memperkuat ekosistem bisnis di Sumatera Selatan.

Pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Neo Expo Promosindo, sekaligus menjadi penyelenggaraan ke-177 yang secara konsisten menghadirkan berbagai konsep bisnis franchise dan kemitraan terbaru.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, bersama Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Dalam sambutannya, Dyah Roro menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

IFBC 2026 Palembang Resmi Dibuka, Dorong Peluang Usaha dan Perkuat Ekosistem Bisnis Nasional
IFBC 2026 Palembang Resmi Dibuka, Dorong Peluang Usaha dan Perkuat Ekosistem Bisnis Nasional

Ia mengungkapkan bahwa kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional telah melampaui 60 persen, dengan lebih dari separuh pelaku usaha berasal dari kalangan perempuan. Menurutnya, peran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan motivasi, tetapi juga memfasilitasi konektivitas antar pemangku kepentingan agar kegiatan seperti IFBC mampu memberikan dampak nyata.

Baca Juga :  Mahasiswa Creative Advertising School of Design BINUS UNIVERSITY Raih Gold Award di Ajang Citra Pariwara ke-37

Menariknya, meskipun pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 tercatat relatif rendah, Sumatera Selatan justru menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan mencapai 5,35 persen. Hal ini diharapkan semakin diperkuat melalui penyelenggaraan IFBC 2026.

Sementara itu, Herman Deru mendorong generasi muda untuk mulai melirik peluang bisnis franchise sebagai langkah awal dalam berwirausaha dengan risiko yang lebih terukur. Ia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam membantu akses pembiayaan melalui sektor perbankan.

Sebanyak 52 brand nasional turut meramaikan pameran ini dengan berbagai sektor usaha. Di bidang ritel, hadir nama-nama besar seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi. Sementara sektor kuliner modern diisi oleh brand seperti Kebab Turki Babarafi, Burger Bangor, serta konsep kuliner Jepang seperti Tokio Street.

Tren minuman kekinian juga turut menjadi daya tarik dengan kehadiran Bingxue dan Kopi Sewindu yang menyasar segmen generasi muda.

Baca Juga :  Teknologi Senyap Bertenaga: Motor Listrik Taktis "Sprint" dari Len Industri Siap Taklukkan Medan Ekstrem

Tak hanya itu, sektor jasa turut meramaikan pameran melalui brand global Maytag yang menawarkan konsep bisnis laundry modern.

Selain pameran, IFBC 2026 juga menghadirkan berbagai seminar dan talkshow yang membahas strategi membangun penghasilan tambahan hingga pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotic coding dalam bisnis. Isu sertifikasi halal bersama ICSB serta perlindungan merek oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual juga menjadi topik penting.

Dengan target lebih dari 2.500 pengunjung, pameran ini terbuka untuk umum dengan tiket masuk Rp20.000 per hari. Pengunjung tidak hanya dapat melihat berbagai peluang usaha, tetapi juga berdiskusi langsung dengan pemilik brand serta mendapatkan penawaran eksklusif.

Ketua AFI, Anang Sukandar, menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan bisnis franchise, terutama dari kekayaan kuliner daerah.

“Inovasi dan keunikan menjadi kunci utama. Setiap brand harus memiliki diferensiasi agar mampu bersaing dan berkembang,” ujarnya. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *