John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Pelajaran Penting untuk Timnas Indonesia

JAKARTA, viralsumsel.com – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menilai kartu merah yang diterima Thom Haye saat menghadapi Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan pelajaran penting bagi skuad Garuda.

Menurut Herdman, situasi tersebut justru menjadi pengalaman bagi para pemain untuk membangun kebersamaan dan menunjukkan perjuangan ketika tim berada dalam kondisi sulit.

“Kartu merah itu bagi kami memberikan kesempatan kepada para pemain untuk membangun persaudaraan, belajar bagaimana berjuang bersama dalam sebuah momen untuk negara mereka,” kata John Herdman dalam konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.

Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam laga tersebut, skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37.

Kartu merah diberikan wasit Ko Hyung-jin asal Korea Selatan setelah insiden yang melibatkan Thom Haye ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR).

Baca Juga :  Tekan Penyebaran Corona, FAM Hentikan Malaysia Super League

Kehilangan satu pemain membuat Indonesia berada dalam tekanan sepanjang babak kedua. Malaysia berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencari gol kemenangan.

Namun, lini pertahanan Indonesia mampu bertahan dengan disiplin. Maarten Paes juga tampil penting di bawah mistar sehingga gawang Garuda tetap aman hingga pertandingan berakhir.

Bagi Herdman, situasi tersebut merupakan bagian dari perjalanan sebuah tim. Pelatih asal Inggris itu mengatakan dirinya telah berkecimpung di dunia sepak bola selama sekitar 25 tahun dan menjalani pengalaman di berbagai ajang, termasuk Piala Dunia dan Olimpiade.

Selama berkarier, Herdman mengaku pernah merasakan keputusan wasit yang menguntungkan maupun merugikan tim yang ditanganinya.

“Yang saya pelajari adalah semuanya akan seimbang seiring waktu,” ujarnya.

Karena itu, Herdman tidak ingin kartu merah Thom Haye hanya dilihat sebagai sebuah persoalan. Ia justru melihat situasi tersebut sebagai pengalaman yang dapat membentuk karakter tim.

Menurutnya, Timnas Indonesia harus mampu mengambil pelajaran dari kejadian tersebut dan tetap melanjutkan perjuangan dalam kompetisi.

Baca Juga :  Termasuk PS Palembang dan Tim Prilly Latuconsina, Ini Daftar Tim 32 Besar Liga 3

“Kartu merah dalam pertandingan merupakan kutukan, tetapi dalam beberapa hal juga merupakan sebuah hadiah karena menjadi bagian dari perjalanan tim,” kata Herdman.

Ia menegaskan bahwa tim membutuhkan pengalaman seperti pertandingan melawan Malaysia. Situasi sulit tersebut, menurutnya, dapat menunjukkan sejauh mana para pemain mampu bersatu dan berjuang untuk Indonesia.

“Kami membutuhkan momen-momen seperti itu. Kami perlu tahu bahwa para pemain ini datang ke sini dan berjuang untuk negara ini,” katanya.

Hasil imbang melawan Malaysia membuat Indonesia tetap berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia masih memimpin klasemen, sementara Indonesia berada tepat di bawahnya.

Persaingan Grup A akan ditentukan pada pertandingan terakhir. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10), sedangkan Malaysia akan berhadapan dengan Singapura.

Dua pertandingan tersebut akan menjadi penentu posisi akhir di Grup A, termasuk siapa yang akan keluar sebagai pemuncak klasemen. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *