Johnny Jansen Ungkap Peran Penting Made Andhika di Bali United

GIANYAR, viralsumsel.com — Start positif Bali United FC pada BRI Super League 2026/27 turut menjadi momentum bagi sejumlah pemain untuk menunjukkan perkembangan permainan mereka. Salah satu nama yang mendapat perhatian adalah Made Andhika.

Pemain yang dapat menjalankan sejumlah peran di lini belakang tersebut tampil sebagai bek kanan ketika Bali United menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan kedua BRI Super League 2026/27. Penampilannya tidak hanya membantu tim dalam menjaga keseimbangan pertahanan, tetapi juga memberikan kontribusi ketika Bali United membangun serangan.

Made Andhika bahkan berhasil mencetak gol melalui sundulan. Kontribusi tersebut menjadi salah satu catatan menarik dari penampilannya sekaligus mendapat apresiasi dari pelatih Bali United, Johnny Jansen.

Pelatih asal Belanda tersebut menilai Andhika menunjukkan performa yang sangat baik. Menurut Jansen, kemampuan pemain tersebut beradaptasi dengan berbagai posisi menjadi salah satu kelebihannya.

Sebelumnya, Andhika pernah dimainkan sebagai pemain sayap kanan. Ia juga sempat mendapatkan kesempatan bermain di posisi bek kiri maupun bek kanan. Namun, dalam pertandingan menghadapi Isenmulang Kalteng FC, ia dipercaya mengisi sektor bek kanan.

Perubahan posisi tersebut tidak membuat Andhika kehilangan pengaruhnya dalam permainan. Justru, komunikasi dan koneksi yang terbangun dengan pemain lain membuatnya mampu menjalankan tugas dengan lebih leluasa.

Baca Juga :  Rahmat Arjuna Bidik Gol Perdana Saat Bali United Hadapi Arema FC

Jansen melihat Andhika memiliki kemampuan membaca ruang yang baik ketika mendapatkan kesempatan membantu serangan. Ia dapat bergerak maju dan memanfaatkan area yang tersedia tanpa melupakan tugas utamanya dalam menjaga pertahanan.

Kerja keras dalam bertahan juga menjadi bagian yang diapresiasi Jansen. Bagi sang pelatih, kontribusi pemain bukan hanya dinilai dari gol atau aksi menyerang, tetapi juga dari bagaimana mereka menjalankan tanggung jawab ketika tim kehilangan bola.

Gol sundulan yang dicetak Andhika pun menjadi pelengkap penampilan positifnya. Jansen mengaku senang melihat kontribusi tersebut, terlebih gol itu lahir dari kemampuan Andhika dalam memanfaatkan situasi di area lawan.

Selain Made Andhika, Jansen juga memberikan perhatian terhadap perkembangan pemain muda Bali United, Rahmat Arjuna. Pemain tersebut sebelumnya mendapatkan penghargaan sebagai pemain muda terbaik pada pekan pertama kompetisi.

Jansen menilai Arjuna menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, ia menekankan bahwa proses perkembangan pemain muda harus terus berjalan melalui pengalaman bertanding secara reguler.

Menurut Jansen, Arjuna perlu terus mendapatkan menit bermain agar semakin kuat dan semakin memahami pola permainan yang diinginkan tim. Pemahaman terhadap sistem menjadi bagian penting dalam proses perkembangan pemain muda.

Baca Juga :  Rahmat Arjuna Kembali Dipanggil Timnas U23: Misi Pembuktian Sang Penyerang Muda Bali United

Salah satu kemampuan yang mendapat perhatian adalah kecerdikan Arjuna dalam memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan lawan. Selain itu, komunikasi dengan Teppei Yachida juga dinilai membantu perkembangan permainan pemain muda tersebut.

Jansen juga menyoroti kerja keras Arjuna ketika menjalankan tugas bertahan. Menurutnya, sang pemain telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan mampu mengambil langkah positif dalam perjalanan kariernya.

Kepercayaan kepada pemain muda sekaligus fleksibilitas pemain dalam menjalankan beberapa posisi memberikan warna tersendiri bagi Bali United pada awal BRI Super League 2026/27. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan tim dalam membangun komposisi skuad yang mampu menjalankan kebutuhan taktik di lapangan.

Setelah melewati dua pekan awal dengan tren positif, Bali United kini menghadapi tantangan berikutnya. Serdadu Tridatu dijadwalkan bertandang menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9) sore.

Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Bali United untuk mempertahankan momentum sekaligus melihat sejauh mana perkembangan para pemainnya dapat kembali memberikan kontribusi di pertandingan kompetitif. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *