VIRALSUMSEL.COM, MONTERREY – Afrika Selatan menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia FIFA 2026 setelah sukses menumbangkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga terakhir Grup A di Estadio Monterrey.
Kemenangan bersejarah tersebut memastikan langkah Bafana Bafana menuju babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia. Hasil itu juga mengantarkan Afrika Selatan finis sebagai runner-up Grup A sekaligus mengubur sebagian besar harapan Korea Selatan untuk melanjutkan perjalanan di turnamen paling bergengsi dunia tersebut.
Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit-menit awal. Korea Selatan yang datang dengan ambisi besar tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Afrika Selatan.
Baru tiga menit pertandingan berjalan, tim berjuluk Taegeuk Warriors hampir membuka keunggulan. Tendangan sudut yang dilepaskan Lee Kang-In berhasil disambut Kim Min-Jae di tiang dekat. Sundulan bek tangguh tersebut sebenarnya mengarah ke gawang, namun Aubrey Modiba tampil heroik dengan melakukan penyelamatan di garis gawang.
Korea Selatan kembali memperoleh peluang emas beberapa menit kemudian. Kali ini Lee Kang-In hampir mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan di dalam kotak penalti. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih melebar tipis di sisi kanan gawang Afrika Selatan.
Meski mendapat tekanan pada awal laga, Afrika Selatan perlahan mulai menemukan ritme permainan mereka. Tim asuhan Hugo Broos tampil disiplin dalam bertahan dan mencoba memanfaatkan peluang melalui serangan balik cepat.
Peluang terbaik Afrika Selatan pada babak pertama hadir menjelang menit ke-30. Gelandang Thalente Mbatha melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang memaksa kiper Kim Seung-Gyu melakukan penyelamatan penting.
Bola liar sempat mengarah ke kaki Evidence Makgopa yang langsung menyambar peluang tersebut. Namun, Kim Seung-Gyu kembali sigap mengamankan bola. Selain itu, Makgopa juga berada dalam posisi offside sehingga peluang tersebut tidak berlanjut menjadi gol.
Menjelang turun minum, Afrika Selatan justru terlihat lebih percaya diri dan mampu mengimbangi permainan Korea Selatan yang mulai kehilangan intensitas serangan.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim sama-sama berusaha mencari gol yang dapat menentukan nasib mereka di Grup A.
Korea Selatan sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-60 melalui sundulan Oh Hyeon-Gyu. Beruntung bagi Afrika Selatan, penjaga gawang Ronwen Williams tampil tenang dan berhasil mengamankan bola sebelum masuk ke sudut gawang.
Momen penentu pertandingan akhirnya terjadi hanya beberapa saat setelah peluang tersebut. Tshepang Moremi menjadi pahlawan kemenangan Afrika Selatan ketika melepaskan tembakan cepat dari dalam kotak penalti.
Kiper Korea Selatan, Kim Seung-Gyu, yang pandangannya sedikit terhalang gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Si kulit bundar meluncur masuk ke gawang dan langsung memicu selebrasi besar para pendukung Afrika Selatan yang memenuhi stadion.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan secara drastis. Korea Selatan yang tertinggal mulai meningkatkan tekanan demi mencari gol penyama kedudukan.
Namun sepanjang 20 menit terakhir pertandingan, Taegeuk Warriors kesulitan membongkar pertahanan rapat Afrika Selatan. Kreativitas serangan yang biasanya menjadi kekuatan utama mereka justru tidak terlihat pada laga krusial tersebut.
Sejumlah upaya yang dilakukan para pemain Korea Selatan selalu mampu dipatahkan oleh lini belakang Afrika Selatan yang tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Korea Selatan. Tim asuhan Hong Myung-Bo kini berada dalam posisi sulit dan harus berharap hasil lain berpihak kepada mereka untuk menjaga peluang lolos.
Statistik juga menunjukkan catatan kurang mengesankan bagi Korea Selatan saat menghadapi wakil Afrika. Dari lima pertemuan di ajang Piala Dunia melawan negara-negara Afrika, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan.
Sebaliknya, kemenangan ini menjadi tonggak sejarah bagi Afrika Selatan. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil menembus fase gugur Piala Dunia dan kini bersiap menghadapi tuan rumah bersama Kanada pada babak 32 besar yang akan digelar di California.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari penampilan gemilang kapten sekaligus penjaga gawang Ronwen Williams. Kiper andalan Afrika Selatan itu tampil luar biasa sepanjang pertandingan dengan sejumlah penyelamatan krusial yang menjaga gawangnya tetap steril.
Atas kontribusi besarnya dalam kemenangan bersejarah tersebut, Ronwen Williams dinobatkan sebagai Flashscore Man of the Match. (bbs)












