HOUSTON, viralsumsel.com – Nama Cristiano Ronaldo kembali tercatat dengan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia.
Kapten Timnas Portugal itu menciptakan rekor baru yang belum pernah dicapai pemain mana pun setelah mencetak gol di enam edisi berbeda Piala Dunia FIFA.
Catatan fenomenal tersebut lahir saat Portugal membungkam Uzbekistan dengan skor telak 5-0 pada laga fase grup Piala Dunia FIFA 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo menyumbangkan dua gol yang sekaligus mengantarkannya melampaui sejumlah rekor bersejarah.
Pencapaian terbaru itu membuat Ronaldo berdiri sendirian di puncak sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, rekor gol di lima edisi Piala Dunia dipegang bersama oleh Ronaldo dan mega bintang Argentina, Lionel Messi.
Namun kini, penyerang Portugal tersebut menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol dalam enam turnamen Piala Dunia berbeda.
Tidak hanya itu, tambahan dua gol ke gawang Uzbekistan membuat koleksi gol Ronaldo di Piala Dunia bertambah menjadi 10 gol.
Jumlah tersebut melampaui legenda Portugal, Eusebio, yang sebelumnya mengoleksi sembilan gol dan selama puluhan tahun menjadi pencetak gol terbanyak Portugal di ajang Piala Dunia.
Prestasi Ronaldo semakin luar biasa jika melihat faktor usia. Pada usia 41 tahun 138 hari, mantan pemain Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, Juventus, dan Al Nassr tersebut kini menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia FIFA.
Ia hanya berada di bawah legenda Kamerun, Roger Milla, yang mencetak gol saat berusia 42 tahun 39 hari pada Piala Dunia 1994.
Perjalanan Ronaldo di Piala Dunia dimulai pada edisi 2006 di Jerman. Saat itu, pemain muda berusia 21 tahun tersebut mencetak gol pertamanya dalam kemenangan Portugal atas Iran.
Empat tahun kemudian di Afrika Selatan, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Portugal menghancurkan Korea Utara 7-0.
Pada Piala Dunia Brasil 2014, Ronaldo kembali mencetak gol saat menghadapi Ghana. Meski Portugal gagal melangkah jauh, kontribusinya tetap menjadi sorotan.
Puncak performanya di Piala Dunia terjadi pada edisi Rusia 2018. Saat berusia 33 tahun, Ronaldo tampil luar biasa dengan mencetak empat gol, termasuk hattrick spektakuler saat menghadapi Spanyol dalam laga yang berakhir imbang 3-3.
Di Qatar 2022, Ronaldo kembali memperpanjang catatan sejarahnya dengan mencetak gol ke gawang Ghana dan menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia berbeda.
Kini, pada Piala Dunia 2026, sang legenda kembali memecahkan batas yang sebelumnya dianggap mustahil. Dua gol ke gawang Uzbekistan tidak hanya membawa Portugal meraih kemenangan meyakinkan, tetapi juga memperkokoh status Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
Meski telah memasuki usia kepala empat, Ronaldo tetap menunjukkan ketajaman, disiplin, dan profesionalisme luar biasa yang membuatnya masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Rekor demi rekor yang terus ia pecahkan menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja keras mampu melampaui batas usia. Bagi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia, Cristiano Ronaldo bukan hanya sekadar pemain hebat, melainkan simbol ketekunan, ambisi, dan sejarah yang terus hidup di lapangan hijau. (bbs)






