Kejutan Jelang Piala Dunia 2026! Prancis Tumbang 1-2 dari Pantai Gading

NANTES, VIRALSUMSEL.COM – Timnas Prancis harus menerima hasil yang jauh dari harapan saat menjalani laga uji coba internasional menjelang Piala Dunia 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stade de la Beaujoire, Nantes, Kamis waktu setempat, Les Bleus secara mengejutkan kalah 1-2 dari Pantai Gading.

Kekalahan tersebut menjadi catatan penting bagi pelatih Didier Deschamps yang tengah mempersiapkan timnya menghadapi putaran final Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung hari. Meski sempat unggul lebih dulu, Prancis gagal mempertahankan keunggulan dan harus menyaksikan tim tamu membalikkan keadaan pada babak kedua.

Sejak awal pertandingan, Prancis langsung menunjukkan dominasinya. Kylian Mbappe dan kolega menguasai jalannya laga dengan intensitas serangan tinggi yang membuat lini belakang Pantai Gading bekerja keras.

Peluang emas pertama tercipta pada menit ketujuh. Kylian Mbappe berhasil menusuk dari sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras. Namun, kiper Pantai Gading, Yahia Fofana, tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.

Tekanan terus dilancarkan Les Bleus. Pada menit ke-21, Michael Olise mencoba peruntungannya setelah melakukan penetrasi dari sektor kanan. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih terlalu lemah sehingga kembali dapat diamankan Fofana.

Prancis kembali memperoleh kesempatan melalui situasi bola mati pada menit ke-33. Bek tengah Ibrahima Konate berhasil menyambut sepak pojok yang dikirim Mbappe dengan sundulan keras. Akan tetapi, arah bola masih belum menemui sasaran.

Baca Juga :  Guy Junior Langsung Pimpin Top Scorrer Sementara

Meski terus ditekan, Pantai Gading menunjukkan efektivitas serangan balik yang berbahaya. Menjelang akhir babak pertama, Simon Adingra hampir membawa tim tamu unggul setelah memanfaatkan kesalahan di area pertahanan Prancis. Beruntung bagi tuan rumah, Mike Maignan masih mampu melakukan penyelamatan penting.

Kebuntuan akhirnya pecah sesaat sebelum turun minum. Pada menit ke-45, Rayan Cherki menunjukkan kualitas individunya dengan melewati beberapa pemain lawan sebelum melepaskan tendangan terukur yang bersarang di pojok kanan gawang Pantai Gading.

Gol tersebut membuat Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 dan memberikan optimisme bagi para pendukung yang memadati stadion.

Namun situasi berubah drastis setelah jeda pertandingan.

Pantai Gading tampil lebih berani dan mulai berani keluar menyerang. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-52 ketika Guela Doue sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut lahir dari umpan terobosan matang Nicolas Pepe yang membuka ruang bagi Doue di dalam kotak penalti. Dengan penyelesaian tenang, pemain bertahan Pantai Gading itu berhasil menaklukkan Mike Maignan.

Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Prancis berusaha mengembalikan keunggulan melalui sejumlah peluang yang diciptakan lini depan mereka.

Marcus Thuram hampir membawa Les Bleus unggul pada menit ke-62 lewat tembakan jarak jauh yang cukup berbahaya. Namun bola hanya melintas tipis di sisi gawang Pantai Gading.

Baca Juga :  Puncak Klasemen Sriwijaya FC Dikudeta Karo United

Saat Prancis terus menekan untuk mencari gol kemenangan, Pantai Gading justru berhasil memanfaatkan momentum dengan sangat baik.

Pada menit ke-83, Guela Doue kembali menjadi sosok sentral dalam proses gol. Ia melakukan penetrasi dari sisi kanan dan mengirimkan umpan tarik akurat ke dalam kotak penalti.

Amad Diallo yang berdiri bebas langsung menyambar bola dan mengarahkan tembakannya ke gawang Prancis. Mike Maignan tidak mampu menghalau bola sehingga Pantai Gading berbalik unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi skuad Didier Deschamps. Hingga pertandingan berakhir, berbagai upaya yang dilakukan Prancis untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil.

Skor 2-1 untuk kemenangan Pantai Gading bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi Pantai Gading menjelang berbagai agenda internasional yang akan datang. Sebaliknya, bagi Prancis, hasil ini menjadi alarm sekaligus bahan evaluasi penting untuk memperbaiki performa sebelum tampil di Piala Dunia 2026.

Meski berstatus sebagai salah satu favorit juara, Les Bleus kini dihadapkan pada tugas besar untuk segera menemukan kembali konsistensi permainan mereka agar mampu tampil maksimal saat turnamen terbesar sepak bola dunia resmi dimulai. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *