VIRALSUMSEL.COM – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, FIFA menyoroti 26 superstar yang diprediksi menjadi pusat perhatian di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Salah satu nama yang mendapat sorotan khusus adalah kapten Timnas Mesir, Mohamed Salah.
Bintang Liverpool itu tidak hanya dikenal sebagai salah satu pemain terbaik generasinya, tetapi juga telah menjelma menjadi simbol kebangkitan sepak bola Mesir di panggung internasional. Perjalanan kariernya yang luar biasa membuat namanya kini sejajar dengan para legenda dunia yang dahulu menjadi idolanya.
Saat masih kecil, Salah kerap menghabiskan waktu bermain sepak bola bersama saudaranya sambil membayangkan dirinya menjadi Ronaldo Nazario, Francesco Totti, atau Zinedine Zidane. Impian masa kecil tersebut perlahan berubah menjadi kenyataan ketika ia berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sepak bola modern.
Karier profesional Salah mulai mencuri perhatian saat bergabung dengan klub Swiss, Basel, tepat pada ulang tahunnya yang ke-20. Bersama klub tersebut, ia berhasil meraih dua gelar Liga Swiss sekaligus menunjukkan kualitasnya di ajang Liga Champions UEFA.
Meski sempat mengalami masa sulit saat bergabung dengan Chelsea, karier Salah kembali menemukan jalurnya ketika berkiprah di Liga Italia bersama Fiorentina dan AS Roma. Bersama Roma, ia tampil impresif dengan kontribusi 55 keterlibatan gol hanya dalam 83 pertandingan.
Penampilan konsisten itu membuat Liverpool tertarik memboyongnya pada 2017. Keputusan tersebut menjadi salah satu transfer terbaik dalam sejarah klub asal Merseyside tersebut.
Pada musim debutnya bersama The Reds, Salah langsung tampil fenomenal dengan mencetak 44 gol di semua kompetisi. Catatan tersebut menjadi rekor gol terbanyak pemain Liverpool dalam satu musim selama lebih dari tiga dekade dan menjadikannya idola baru publik Anfield.
Sejak saat itu, produktivitas Salah tidak pernah menurun. Ia terus mencetak gol secara konsisten dari musim ke musim dan berhasil melampaui sejumlah legenda Liverpool seperti Robbie Fowler, Steven Gerrard, hingga Gordon Hodgson dalam daftar pencetak gol terbanyak klub.
Pada November 2025, Salah kembali menorehkan sejarah dengan mencetak gol ke-250 bersama Liverpool saat membantu timnya meraih kemenangan atas Aston Villa.
Dipuji Para Tokoh Sepak Bola Dunia
Konsistensi dan kualitas permainan Salah mendapatkan pengakuan luas dari berbagai tokoh sepak bola dunia.
Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, pernah menyebut Salah sebagai sosok profesional sejati dan panutan bagi banyak pemain muda. Menurut Klopp, Salah selalu memiliki motivasi luar biasa untuk kembali mencetak gol setiap kali gagal melakukannya pada pertandingan sebelumnya.
Bintang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, juga memberikan pujian tinggi kepada pemain asal Mesir tersebut. Mbappe menilai Salah sebagai salah satu pemain terbaik dunia yang mampu memberikan perbedaan dalam setiap pertandingan.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, bahkan menyebut konsistensi sebagai kualitas terbesar yang dimiliki Salah. Menurutnya, menjaga performa di level tertinggi selama bertahun-tahun merupakan hal yang sangat sulit dilakukan oleh seorang pemain.
Pelatih Liverpool saat ini, Arne Slot, menilai pencapaian gol Salah semakin luar biasa karena mampu dipertahankan secara konsisten dari tahun ke tahun.
Perjalanan Berat Menuju Puncak
Kesuksesan Mohamed Salah tidak diraih secara instan. Saat masih bermain di akademi Al Mokawloon, Salah harus menjalani rutinitas yang sangat berat.
Setelah bersekolah pada pagi hari, ia harus menempuh perjalanan lebih dari empat jam menggunakan beberapa bus hanya untuk mengikuti latihan sepak bola. Tidak jarang dirinya baru tiba kembali di rumah pada malam hari.
Dedikasi dan kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil yang kini mengantarkannya menjadi salah satu ikon sepak bola Afrika.
Selain sepak bola, Salah juga memiliki hobi unik yang jarang diketahui banyak orang. Ia mengaku sangat menyukai permainan catur dan bahkan menyebut dirinya “kecanduan” bermain catur hampir setiap hari.
Raja Rekor Sepak Bola Afrika
Salah saat ini memegang berbagai rekor bergengsi di level klub maupun internasional.
Ia tercatat sebagai pemain Afrika tersubur sepanjang sejarah Liga Inggris dan Liga Champions UEFA. Salah juga menjadi satu dari hanya dua pemain yang mampu meraih empat gelar Sepatu Emas Liga Inggris, sejajar dengan legenda Arsenal, Thierry Henry.
Tak hanya itu, ia menjadi satu-satunya pemain Afrika yang pernah memenangkan FIFA Puskas Award setelah meraih penghargaan tersebut pada 2018.
Musim 2024/2025 menjadi salah satu musim terbaiknya. Salah membukukan 29 gol dan 18 assist, sekaligus mencatatkan rekor keterlibatan gol terbanyak dalam satu musim Premier League.
Di level tim nasional, Salah kini menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Mesir dengan koleksi 67 gol. Ia juga memegang rekor sebagai pemain Afrika dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia FIFA, yakni 20 gol.
Misi Besar di Piala Dunia 2026
Nama Mohamed Salah memiliki tempat istimewa dalam sejarah sepak bola Mesir karena menjadi sosok penting yang membawa negaranya kembali tampil di Piala Dunia 2018 setelah absen selama 28 tahun.
Kini, menjelang Piala Dunia 2026, Salah kembali memikul harapan jutaan pendukung Mesir. Bersama generasi baru yang diperkuat Omar Marmoush dan Trezeguet di lini depan, Mesir memiliki optimisme untuk mencatat sejarah baru.
Target utama The Pharaohs bukan sekadar tampil kompetitif, melainkan meraih kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di putaran final Piala Dunia.
Dengan pengalaman, kualitas, dan kepemimpinan yang dimilikinya, Mohamed Salah diyakini akan menjadi sosok sentral dalam perjuangan Mesir di panggung sepak bola terbesar dunia.
Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan terbaik sekaligus salah satu momen terakhir bagi Salah untuk meninggalkan warisan terbesar dalam karier internasionalnya bersama Timnas Mesir. (bbs)







