Kementerian PPPA Dukung Perbaikan Game Roblox, Tapi Kalau Sudah Membahayakan Diblokir

Foto tangkapan layar/viralsumsel.com

 

viralsumsel.com, JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) buka suara terkait rencana pemblokiran gim Roblox. Namun, ia menyebut upaya perbaikan juga bisa dilakukan oleh pengembang (developer) game tersebut.

“Mungkin kalau masih bisa diperbaiki, bisa diperbaiki itu akan lebih baik. Tapi kalau memang sudah dinilai sangat mengganggu dan berdampak negatif, ya ada baiknya mungkin ditutup atau diblokir, ya,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Ia menyebut saat ini anak-anak kerap menggunakan gadget tanpa mengenal waktu sehingga sering kebablasan. Di situ lah, peran orang tua sangat dibutuhkan.

“Anak-anak kita ini kan kadang belum bijak dalam menggunakan gadget, ya. Jadi harus ada pendampingnya,” katanya.

Baca Juga :  Pengalaman Berkesan Menikmati Keindahan Alam Indonesia Melalui Jendela Kereta Panoramic

Dalam proses kajian bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Arifah menyebut banyak banyak masyarakat yang menginginkan pemblokiran gim Roblox. Namun saat ini pemerintah belum mengambil keputusan.

“Karena memang bagaimanapun itu dampaknya sangat berpengaruh untuk anak-anak. Terutama untuk anak-anak, ya. Kalau kita lihat, mereka tuh sampai lupa aktivitas yang lainnya karena terfokus pada game itu,” tandas Arifah.

Kekhawatiran akan bahayanya bermain gim Roblox sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Ia melarang anak-anak untuk bermain Roblox karena dianggap mengandung kekerasan.

Roblox sudah ada sejak tahun 2004, namun semakin populer di kalangan anak-anak belakangan ini. Gim ini memungkinkan pemainnya untuk membuat dan memainkan berbagai jenis permainan secara virtual. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *